Breaking News
Beranda » Home » Carut-Marut Aset Pemkab Sukabumi, Wabup Akui Penataan Belum Optimal

Carut-Marut Aset Pemkab Sukabumi, Wabup Akui Penataan Belum Optimal

  • account_circle Aseng/Red
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

BPK menemukan salah satu pengembang menyerahkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) hanya 3.542 meter persegi dari ketentuan siteplan seluas 13.239 meter persegi.

Kondisi tersebut menghasilkan kekurangan RTH seluas 9.697 meter persegi. BPKAD juga belum menyimpan sertifikat tanah TPU dari PSU yang telah diserahkan.

Atas temuan tersebut, BPK meminta Pemkab Sukabumi memperbaiki administrasi dan pengamanan aset dalam waktu 60 hari.

Pemkab diminta memprioritaskan sertifikasi tanah yang berisiko sengketa, termasuk tanah yang belum bersertifikat dan belum balik nama.

Khusus tanah Cibuaya, BPK meminta Pemkab menginventarisasi batas tanah serta melakukan pengamanan fisik, hukum, dan administrasi.

Pemkab juga harus melakukan pengukuran, mengajukan sertifikat hak pakai, memasang plang kepemilikan, dan memperjelas batas tanah.

Wakil Bupati Sukabumi mengakui persoalan aset tersebut membutuhkan penanganan serius.

“Banyak sekali aset kita yang belum terpantau dengan baik,” kata Wakil Bupati Sukabumi, Jum’at, 4 September 2026 kepada Ruangpojok.com.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan kerja ekstra untuk menertibkan seluruh aset daerah yang belum tertata.

“Memang kita membutuhkan kerja ekstra untuk menertibkan seluruh aset tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan penataan aset membutuhkan koordinasi seluruh perangkat daerah, bukan hanya satu instansi.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri dalam merapikan aset daerah. Sampai hari ini, penataan aset terus kami dorong,” katanya.

Terkait pembahasan APBD Perubahan, Wabup mengatakan pemerintah harus memperbaiki berbagai temuan BPK.

“Ya, harusnya ada perbaikan karena ada temuan-temuan yang harus diselesaikan,” katanya.

Namun, ia menyebut pemerintah juga harus membagi anggaran untuk sejumlah kebutuhan prioritas.

“Konsentrasi anggaran saat ini memang sangat banyak. Prioritas kami antara lain penanganan bencana, infrastruktur, dan kesehatan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan penataan dan pengelolaan aset tetap menjadi perhatian dalam pengendalian anggaran.

“Ke depan, terkait alokasi anggaran untuk penataan dan pengelolaan aset, kami akan mencoba mengontrol kembali,” pungkasnya. (Aseng/Red)

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Aseng/Red
  • Editor: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Jamali Mande, Diduga Akibat Konsleting Listrik

    Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Jamali Mande, Diduga Akibat Konsleting Listrik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Warga kemudian bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Kepala Desa Jamali, Cece Rusmana, membenarkan upaya gotong royong warga sebelum petugas damkar tiba. “Alhamdulillah warga sigap membawa alat seadanya untuk menahan api sebelum mobil damkar datang,” ujarnya. Temukan lebih banyak Isfhan Taufik Munggaran Dorong Percepatan […]

  • Bupati Cianjur Buka Jambore BPD ABPEDNAS 2026, Perkuat Sinergi Pemerintahan Desa

    Bupati Cianjur Buka Jambore BPD ABPEDNAS 2026, Perkuat Sinergi Pemerintahan Desa

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Najib
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Wakil Ketua Umum ABPEDNAS, Yudi Purnomo, menegaskan BPD memiliki fungsi strategis mengawasi kinerja kepala desa, termasuk penggunaan dana desa. Menurut Yudi, ABPEDNAS akan memberikan pendampingan apabila ditemukan kesalahan administrasi yang terjadi karena kurangnya pemahaman aparatur desa. “Kami membedakan kesalahan administrasi dengan tindak pidana. Jika tidak […]

  • Pemuda meninggal terpeleset saat mancing di waduk cirata

    Pemuda meninggal terpeleset saat mancing di waduk cirata

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Asep menuturkan bahwa tenggelam akibat terpeleset masuk kedalam Air. “Menurut saksi, korban tiba-tiba terpeleset, dan jatuh ke air, korban tidak muncul kepermukaan, sehingga membuat saksi histeris, pada akhirnya warga berdatangan,” Ujarnya. Asep mengatakan korban meninggal akhirnya bisa ditemukan pukul 19.45 WIB, oleh tim Sar Gabungan, […]

  • Damkarmat Sukabumi Salurkan 2.500 Liter Air Bersih ke Warga Linggamanik

    Damkarmat Sukabumi Salurkan 2.500 Liter Air Bersih ke Warga Linggamanik

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Linda
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP “Damkarmat Kabupaten Sukabumi terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu penanganan dampak kekeringan di sejumlah wilayah,” katanya. Warga kemudian memanfaatkan air bantuan tersebut untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Air digunakan untuk memasak, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Temukan lebih banyak Isfhan Taufik Munggaran Dorong […]

  • Tiga Tahun Sewa Rumah, Desa Neglasari Cianjur Habiskan Rp45 Juta, Kantor Permanen Belum Jelas

    Tiga Tahun Sewa Rumah, Desa Neglasari Cianjur Habiskan Rp45 Juta, Kantor Permanen Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Zayu
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Nasihin meminta pemerintah daerah dan pihak terkait memperjelas tindak lanjut usulan pembangunan kantor Desa Neglasari. Ia juga berharap pemerintah memastikan dukungan anggaran dan jadwal realisasi pembangunan. Menurutnya, kantor desa permanen sangat penting untuk menunjang pelayanan administrasi, koordinasi pemerintahan, dan kebutuhan masyarakat. Setelah tiga tahun menyewa […]

  • Bupati Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme, Jaga Investasi di Cianjur

    Bupati Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme, Jaga Investasi di Cianjur

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Bupati Wahyu mengapresiasi kolaborasi cepat antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mempersiapkan Satgas. “Dengan koordinasi yang baik, kami merampungkan persiapan Satgas hanya dalam satu hingga dua hari,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Cianjur, Heri Suparjo, mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Barat […]

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
251
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
474,492
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
80,147
Pengunjung unik