Bupati Minta Kritik Berbasis Fakta, Konten Kreator Justru Mengaku Diintimidasi
- account_circle Zayu
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ruangpojok.com) Bupati Cianjur dr Muhamad Wahyu Ferdian saat menandatangani komitmen bersama Forkopimda Kabupaten Cianjur terkait knalpot brong.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian membantah tudingan intimidasi terhadap konten kreator asal Kecamatan Pasirkuda, Muhammad Ridwan yang dikenal dengan Aktivis Cianjur Selatan, saat berada di RSUD Sayang Cianjur, Jumat (16/10) lalu.
Wahyu menegaskan, pemerintah daerah berupaya menjaga kenyamanan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Ia menyebut ketenangan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemulihan pasien.
“Enggak ada, enggak ada. Malah kita menjaga kenyamanan para pasien yang sedang berobat, tentunya yang sedang dirawat inap,” paparnya, Senin 19 Oktober 2026.
Menurutnya, pasien membutuhkan suasana yang tenang agar dapat beristirahat dan menjalani proses pemulihan dengan baik.
Karena itu, ia mengajak masyarakat menghormati aturan rumah sakit dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu pasien.
“Kita sama-sama jaga agar masyarakat yang sedang sakit dan dirawat inap bisa lekas sembuh. Kita jaga kondisinya, gizinya, termasuk suasana sekitarnya agar mereka tenang,” ujarnya.
Wahyu mengatakan, setiap rumah sakit memiliki aturan operasional yang harus dipatuhi demi kepentingan bersama, terutama pasien yang membutuhkan perawatan.
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar