Breaking News
Beranda » Hukum » Bermodal Seragam dan Segudang Kartu, Pria Ini Diduga Jual Nama Kejaksaan demi Raup Ratusan Juta

Bermodal Seragam dan Segudang Kartu, Pria Ini Diduga Jual Nama Kejaksaan demi Raup Ratusan Juta

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 14 menit yang lalu

Kejaksaan menduga korban bukan hanya satu. Pelaku disebut berkeliling menawarkan “jalan pintas” ke berbagai pihak dengan membawa nama institusi penegak hukum.

Modusnya sederhana, pelaku diduga memotret diri di lingkungan kantor kejaksaan, mengenakan pakaian menyerupai petugas lengkap dengan name tag, lalu menunjukkan foto-foto itu kepada calon korban.

Tak berhenti di situ, pihaknya juga menemukan sederet identitas yang diduga dipakai sebagai pelengkap sandiwara oleh pelaku.

Mulai dari kartu pers, kartu organisasi kemasyarakatan, kartu anggota partai politik, hingga identitas sebagai direktur sebuah CV.

“Banyak sekali kartu identitas yang dibawa. Tujuannya untuk meyakinkan korban bahwa dia memiliki akses dan kewenangan,” ujar Angga.

Pelaku juga diduga mondar-mandir ke Kantor BPN, dinas-dinas, pemerintah desa, hingga pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di setiap tempat, nama kejaksaan disebut-sebut sebagai senjata utama.

Angga menegaskan Kejaksaan tidak pernah menawarkan jasa mengurus sertifikat, perizinan, proyek, ataupun penyelesaian perkara melalui jalur cepat.

“Kalau ada yang mengaku bisa mengurus semua urusan dengan membawa nama kejaksaan, jangan langsung percaya. Semua pelayanan memiliki mekanisme resmi,” tegasnya.

Kejaksaan kini menelusuri kemungkinan adanya korban lain. Penyidik juga mendalami dugaan penggunaan nama kejaksaan untuk mencari proyek dan keuntungan pribadi.

Bagi Kejaksaan Negeri Cianjur, Kasus tersebut menjadi peringatan bahwa atribut, foto, dan setumpuk kartu identitas bisa berubah menjadi alat untuk membangun kepercayaan palsu, lalu menguras isi dompet korbannya.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

error: Content is protected !!
expand_less