Breaking News
Beranda » Desa Kita » APMCS Geruduk Proyek JIAT BBWS di Agrabinta, Temukan Dugaan Kerusakan dan Pekerjaan Belum Tuntas

APMCS Geruduk Proyek JIAT BBWS di Agrabinta, Temukan Dugaan Kerusakan dan Pekerjaan Belum Tuntas

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 4 menit yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Asosiasi Petani Muda Cianjur Selatan (APMCS) bersama empat kelompok tani menggeruduk proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang didanai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Mereka menemukan sejumlah dugaan persoalan, mulai dari bangunan yang rusak sebelum difungsikan, jaringan pipa yang belum tersambung, hingga saluran distribusi air yang belum selesai dibangun.

Atas temuan tersebut, APMCS berencana menggelar aksi unjuk rasa ke kantor BBWS di Bandung.

Mereka juga akan melaporkan pelaksana proyek yang diduga dikerjakan CV Cipta Pratama dan juga pihak BBWS kepada aparat penegak hukum.

Koordinator APMCS, Sarana Tunggal, mengatakan peninjauan dilakukan bersama Kelompok Tani Toweksa, Mekar Pusaka Tani, Subur, dan Bimas.

“Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Bahkan beberapa fasilitas sudah mengalami kerusakan sebelum dimanfaatkan,” kata Sarana, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurutnya, petani menemukan beberapa bangunan pembagi air belum tersedia. Kondisi itu membuat distribusi air ke lahan pertanian belum dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, banyak jaringan pipa belum tersambung sehingga aliran air belum mampu menjangkau seluruh areal pertanian yang menjadi sasaran program.

Sarana juga menyoroti dugaan perbedaan nilai anggaran proyek dengan pembayaran kepada masyarakat yang sebelumnya memberikan pinjaman modal selama pembangunan.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

error: Content is protected !!
expand_less