Di HUT ke-81 RI, SPPG Peteuycondong 1 Akan Berhenti Operasional Buntut Dugaan Pemotongan Insentif Relawan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 2 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Massa ormas gabungan mendatangi SPPG Peteuycondong 1, Cibeber, Cianjur, Kamis (13/8/2026), mempersoalkan dugaan pemotongan insentif mantan relawan.
RUANGPOJOK.COM – SPPG Peteuycondong 1, Desa Peteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, akan menghentikan operasional mulai 17 Agustus 2026.
Penghentian itu menjadi hasil dialog antara pengelola SPPG dan ratusan anggota ormas gabungan pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Massa mendatangi SPPG untuk menuntut kejelasan dugaan pemotongan insentif mantan relawan yang sebelumnya bekerja di dapur MBG tersebut.
Mereka meminta Badan Gizi Nasional (BGN) dan aparat penegak hukum memeriksa pengelolaan serta pembayaran insentif para mantan relawan.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cibeber, Ucu Sukandar, mengatakan mantan relawan mengaku belum menerima hak mereka secara utuh.
“Kami memperjuangkan hak masyarakat, khususnya mantan relawan. Mereka mengaku diperlakukan sewenang-wenang oleh pihak mitra dan yayasan,” kata Ucu.
Menurut Ucu, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pemotongan insentif selama Ramadan.
Ia menyebut sejumlah mantan relawan hanya menerima pembayaran Rp110 ribu, Rp210 ribu, hingga Rp400 ribu dalam satu bulan.
“Ada yang hanya menerima Rp110 ribu, Rp210 ribu hingga Rp400 ribu selama satu bulan. Dugaan ini harus dibuka secara terang,” ujarnya.
Ucu mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat resmi kepada Koordinator Wilayah SPPG dan BGN untuk meminta audit.
Audit tersebut, kata dia, perlu mencakup pengelolaan dana serta mekanisme pembayaran insentif kepada mantan relawan.
Ia menilai dugaan persoalan di tingkat pelaksana dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Penulis: Ikbal


