BBWS Citarum Akui Pengawasan Lemah, Proyek JIAT Agrabinta Rusak Sebelum Diserahterimakan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Ruangpojok.com menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Air Baku BBWS Citarum, Maulana Ramdan di kantor BBWS Citarum Bandung.
RUANGPOJOK.COM – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengakui pengawasan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, belum berjalan optimal.
Akibatnya, proyek senilai Rp1,2 miliar mengalami kerusakan dan belum memenuhi spesifikasi sebelum diserahterimakan kepada empat kelompok tani.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Air Baku BBWS Citarum, Maulana Ramdan, memastikan penyedia jasa bertanggung jawab memperbaiki seluruh temuan di lapangan sebelum proses serah terima.
“Kalau hasil pekerjaan belum sesuai, kami pastikan akan memperbaikinya sesuai dokumen kontrak. Saat ini penyedia sedang melakukan perbaikan,” kata akrab disapa Dadan, kepada Ruangpojok.com di kantornya, Kamis, 9 Juli 2026.
Dadan menegaskan BBWS tidak akan menyerahkan proyek kepada kelompok tani sebelum seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.
Hasil inspeksi BBWS menemukan beberapa kerusakan. Petugas mendapati pipa pecah, sambungan pipa belum dikencangkan, serta sejumlah instalasi belum terpasang secara sempurna.
“Kami sudah memerintahkan penyedia memperbaiki semuanya. Jangan sampai hasil pekerjaan mengecewakan masyarakat,” ujarnya.
- Penulis: Ikbal

