BBWS Citarum Akui Pengawasan Lemah, Proyek JIAT Agrabinta Rusak Sebelum Diserahterimakan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 menit yang lalu

Gambar Redaksi : Ruangpojok.com menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Air Baku BBWS Citarum, Maulana Ramdan di kantor BBWS Citarum Bandung.
BBWS juga menyiapkan sanksi bagi penyedia apabila tidak menyelesaikan kewajibannya sesuai ketentuan kontrak.
Dadan mengakui pengawasan proyek belum maksimal karena keterbatasan personel di lapangan. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi BBWS Citarum.
“Kami mengakui pengawasan masih kurang karena keterbatasan tim. Ke depan akan kami evaluasi dan perkuat,” katanya.
Proyek JIAT Agrabinta merupakan bagian dari program penyediaan air irigasi berbasis air tanah. Sistem ini memanfaatkan sumur bor, pompa, jaringan perpipaan, panel listrik, dan bak pembagi.
BBWS Citarum membangun JIAT untuk menjaga pasokan air saat musim kemarau, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendukung target swasembada pangan nasional.
Perbaikan proyek menjadi syarat utama sebelum BBWS menyerahkan aset tersebut kepada empat kelompok tani penerima manfaat di Kecamatan Agrabinta.
- Penulis: Ikbal

