Breaking News
Beranda » Desa Kita » Pandanwangi di Ujung Senja: Ketika Warisan Cianjur Terancam Punah di Era Modern

Pandanwangi di Ujung Senja: Ketika Warisan Cianjur Terancam Punah di Era Modern

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2026

RUANGPOJOK.COM – Di tengah arus modernisasi pertanian nasional, keberadaan Padi Pandanwangi Cianjur menghadapi ancaman yang semakin nyata.

Varietas lokal yang selama puluhan tahun menjadi identitas Kabupaten Cianjur perlahan terdesak oleh sistem pertanian modern yang lebih mengutamakan produktivitas cepat dan keuntungan ekonomi jangka pendek.

Padahal, Pandanwangi bukan sekadar beras premium dengan aroma khas. Padi lokal asli Cianjur itu merupakan warisan budaya agraris masyarakat Sunda yang memiliki nilai sejarah, sosial, ekonomi, sekaligus identitas daerah yang kuat.

Modernisasi pertanian memang menghadirkan berbagai kemajuan, mulai dari penggunaan benih unggul, mekanisasi, hingga percepatan masa panen.

Namun, perubahan tersebut juga membawa konsekuensi bagi varietas lokal seperti Pandanwangi yang membutuhkan perlakuan khusus serta masa tanam lebih panjang.

Padi Pandanwangi memerlukan waktu tanam sekitar 150 hingga 165 hari. Durasi itu jauh lebih lama dibanding varietas modern yang rata-rata dapat dipanen dalam 85 hingga 120 hari.

Kondisi tersebut membuat sebagian petani mulai beralih ke varietas cepat panen demi menjaga efisiensi produksi dan kestabilan pendapatan.

Fenomena itu menjadi peringatan serius bagi keberlangsungan Pandanwangi. Ketika pertanian hanya dipandang dari sisi kuantitas dan keuntungan cepat, varietas tradisional dengan nilai budaya tinggi perlahan kehilangan ruang hidupnya.

Ironisnya, di tengah popularitas Pandanwangi sebagai beras premium khas Cianjur, kesejahteraan petani belum sepenuhnya terjamin.

Harga jual di pasaran memang tinggi, tetapi keuntungan terbesar justru lebih banyak dinikmati pedagang dan distributor dibanding petani yang menjaga kemurnian varietas tersebut.

Persoalan semakin kompleks akibat maraknya praktik beras oplosan. Sejumlah oknum mencampur beras biasa dengan Pandanwangi demi meraup keuntungan besar.

Praktik itu tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga merusak reputasi Pandanwangi asli Cianjur.

Padahal, Pandanwangi telah memiliki perlindungan hukum yang cukup kuat. Kementerian Pertanian menetapkan Pandanwangi sebagai varietas unggul lokal melalui SK Menteri Pertanian Nomor 163/KPTS/LB.240/3/2004.

Selain itu, Beras Pandanwangi Cianjur juga memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada 2015.

Status Indikasi Geografis tersebut menegaskan bahwa Pandanwangi memiliki karakter khas yang dipengaruhi kondisi geografis tertentu dan tidak dapat diproduksi sembarangan di luar wilayah aslinya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Bhayangkara Ke-79 : Anggota DPRD Jabar, Onnie S Sandi Apresiasi Polri

    HUT Bhayangkara Ke-79 : Anggota DPRD Jabar, Onnie S Sandi Apresiasi Polri

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Anggota DPRD Jabar Fraksi NasDem, Onnie S Sandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79, 1 Juli 2025. Dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, Onnie menegaskan peran vital Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. “Selamat Hari Bhayangkara ke-79 untuk seluruh anggota Polri, terutama yang bertugas di Jawa […]

  • HUT ke-18 Gerindra, Konsistensi Politik Berbuah Kemenangan Bupati Cianjur

    HUT ke-18 Gerindra, Konsistensi Politik Berbuah Kemenangan Bupati Cianjur

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Cianjur menegaskan dominasinya di Pilkada 2024 setelah kadernya, Mohammad Wahyu Ferdian, terpilih sebagai Bupati Cianjur. Capaian itu menguatkan posisi Gerindra di daerah bertepatan dengan peringatan HUT ke-18 partai, Minggu, 8 Februari 2026. Ketua DPC Gerindra Cianjur, Ganjar Ramadhan, menyampaikan kebanggaan atas konsistensi partai besutan Prabowo Subianto […]

  • Leindel Combat Cianjur Resmi Digelar, Bupati Dukung Penuh Hingga Tembus Kancah Nasional

    Leindel Combat Cianjur Resmi Digelar, Bupati Dukung Penuh Hingga Tembus Kancah Nasional

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Ajang Leindel Combat Cianjur yang mempertandingkan boxing dan kick boxing digelar di Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Cianjur pada Jumat, 3 Oktober 2025. Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Ferdian, memberi dukungan penuh agar event ini melahirkan atlet bela diri hingga ke level nasional. Gelaran Leindel Combat Cianjur berlangsung sehari penuh dengan puluhan partai adu […]

  • Disdikpora Bantah Lalaikan SDN Karyatunggal, Sebut Bantuan Cair Sebelumnya

    Disdikpora Bantah Lalaikan SDN Karyatunggal, Sebut Bantuan Cair Sebelumnya

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Dinas Pendidikan,Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur membantah menelantarkan SDN Karyatunggal di Kecamatan Kadupandak. Mereka menegaskan berbagai bantuan, mulai dari rehab ruangan, mebelair, hingga toilet, telah diberikan kepada sekolah tersebut sebelumnya. Bantahan ini disampaikan menanggapi keluhan orang tua siswa yang khawatir dengan kondisi ruang kelas rusak parah dan ancaman pergeseran tanah di sekolah […]

  • Lima BUMDes di Cianjur Diusut Inspektorat, Program PIP Ikut Disorot

    Lima BUMDes di Cianjur Diusut Inspektorat, Program PIP Ikut Disorot

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Inspektorat Kabupaten Cianjur memeriksa sedikitnya lima Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sejumlah kecamatan menyusul dugaan penyimpangan pengelolaan dana. Pemeriksaan juga meluas ke Program Indonesia Pintar (PIP) setelah muncul laporan dari masyarakat. Kepala Inspektorat Cianjur, Endan Hamdani, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengaduan warga dan temuan pengawasan internal. “Beberapa BUMDes sudah […]

  • Dishub Cianjur Terapkan Rekayasa Lalin Ketat, 150 Personel Amankan Kirab Binokasih

    Dishub Cianjur Terapkan Rekayasa Lalin Ketat, 150 Personel Amankan Kirab Binokasih

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengamanan untuk mendukung kelancaran Kirab Budaya Tatar Sunda “Binokasih Mulang Salaka” yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 18.30 WIB. Kirab budaya tersebut akan mengambil rute dari Lapang Prawatasari hingga berakhir di Pendopo Cianjur. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Cianjur, M […]

error: Content is protected !!
expand_less