Breaking News
Beranda » Kesehatan » Keluarga Pasien Ngamuk di IGD RSUD Palabuhanratu, Humas Sebut Hanya Salah Persepsi

Keluarga Pasien Ngamuk di IGD RSUD Palabuhanratu, Humas Sebut Hanya Salah Persepsi

  • account_circle Linda
  • calendar_month 2 jam yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu menjadi sorotan publik setelah video dugaan penolakan pasiennya viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, keluarga pasien mengaku kecewa karena pasien yang datang dalam kondisi lemas disebut diminta pulang tanpa mendapat penanganan medis.

Video tersebut direkam pada Rabu malam, 6 Mei 2026. Seorang pria berbahasa Sunda terdengar meluapkan kekecewaannya sambil memperlihatkan kondisi pasien di area rumah sakit.

“Yeuh pasien, yeuh gering di rumah sakit kuat ditah balik deui yeuh. Allahu Akbar. Mana deui pami kieu teh? Yeuh Rumah Sakit Pelabuhanratu yeuh,” ucap pria dalam video yang beredar luas di media sosial.

Keluarga pasien bahkan menyeret nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar ikut menyoroti pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Viralnya video itu memicu reaksi publik. Warganet mempertanyakan standar operasional pelayanan IGD RSUD Palabuhanratu.

Banyak yang menilai pasien dengan kondisi lemas semestinya mendapat observasi awal sebelum diarahkan ke layanan lain.

Pihak rumah sakit membantah adanya penolakan pasien. Humas RSUD Palabuhanratu, Bili Agustian, menyebut persoalan itu muncul akibat perbedaan persepsi antara keluarga pasien dan tenaga medis.

“Bukan kegagalan komunikasi, tapi miss persepsi. Keinginan pasien tidak sinkron dengan kenyataan di lapangan,” kata Bili saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat, 8 Mei 2026.

Bili menjelaskan, pasien yang datang ke rumah sakit tetap diterima dan menjalani pemeriksaan awal atau anamnesa oleh petugas medis. Namun, hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisi pasien tidak masuk kategori gawat darurat sehingga tidak memerlukan tindakan medis serius di IGD.

“Pasien datang, kami tanya keluhannya apa, lalu diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menilai kondisinya masih bagus dan tidak membutuhkan penanganan serius,” ujarnya.

Menurut Bili, pasien peserta BPJS Kesehatan seharusnya lebih dahulu mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas sebelum dirujuk ke rumah sakit, kecuali dalam kondisi gawat darurat.

“Kalau pasien menggunakan BPJS, alurnya memang dianjurkan terlebih dahulu ke FKTP. Setelah dinilai tidak memungkinkan ditangani di sana, baru dirujuk ke rumah sakit,” katanya.

Ia juga menjelaskan alasan pasien tidak langsung mendapatkan observasi di IGD. Menurutnya, proses administrasi dan pendaftaran pasien harus dilakukan terlebih dahulu sebelum tindakan lanjutan diberikan.

  • Penulis: Linda
  • Editor: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjenpas Kemenimipas Mengunjungi Ruang Layanan Publik terpadu Dan Dapur Harmoni Rutan Surabaya

    Dirjenpas Kemenimipas Mengunjungi Ruang Layanan Publik terpadu Dan Dapur Harmoni Rutan Surabaya

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sidoarjo.ruangpojok.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Brigjen Pol. Drs. Mashudi, melakukan kunjungan di Rutan Kelas I Surabaya, Jum’at, 17 Januari 2025. Didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, sidak ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi layanan kunjungan serta dapur di rutan tersebut. Kunjungan diawali dengan pemeriksaan area […]

  • Gunung Padang Kembali Dipugar, Pemerintah Tegaskan Prinsip Perlindungan Cagar Budaya

    Gunung Padang Kembali Dipugar, Pemerintah Tegaskan Prinsip Perlindungan Cagar Budaya

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Pemerintah memulai kembali tahap baru pemugaran Situs Megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Senin, 15 Desember 2025. Pemugaran dilakukan melalui skema kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan sektor swasta sebagai bagian dari upaya pelestarian cagar budaya sekaligus penguatan nilai sejarah situs megalitikum tersebut. Hadir Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan […]

  • Sungai Bersih, Bendungan Kokoh Berkat Aksi Bersihkan Sungai di Sukaluyu

    Sungai Bersih, Bendungan Kokoh Berkat Aksi Bersihkan Sungai di Sukaluyu

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 150 pemuda dari berbagai organisasi, termasuk GMNI, Petualang, PPMI, Pramuka, SAR, dan Pegiat Musik Pelajar, Alam Sunda Peduli berkolaborasi dalam aksi bersihkan sungai Cikijing di Kampung Cikijing, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, pada Sabtu, 17 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan mengatasi banjir akibat sampah sekaligus memperbaiki bendungan yang rusak pasca-banjir besar sebelumnya. Dengan […]

  • Kemenko Infrastruktur Soroti Mega Proyek Irigasi di Cianjur yang Jebol Sebelum Rampung

    Kemenko Infrastruktur Soroti Mega Proyek Irigasi di Cianjur yang Jebol Sebelum Rampung

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyoroti polemik mega proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi Ciherang I dan Ciherang II di Desa Cibanggala, Kecamatan Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, setelah salah satu bangunan irigasi dilaporkan jebol sebelum proyek selesai dikerjakan. Staf Khusus Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agust Jovan Latuconsina, mengatakan pihaknya akan […]

  • Bantuan Pangan Beras dan Minyak Tak Kunjung Datang, Warga Pacet Kecewa Pulang Tangan Kosong

    Bantuan Pangan Beras dan Minyak Tak Kunjung Datang, Warga Pacet Kecewa Pulang Tangan Kosong

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Bulog di Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, molor dari jadwal 20 April 2026. Keterlambatan itu membuat sejumlah warga yang sudah menerima informasi pembagian terpaksa pulang tanpa bantuan. Sejumlah penerima manfaat sempat mendatangi kantor desa sesuai jadwal undangan, namun bantuan belum tersedia. Kepala Desa Sukatani, Udin Sanusi, […]

  • Onnie Sosialisasikan UHC di Cibiuk, Warga Cianjur Bisa Berobat Gratis Cukup Pakai KTP

    Onnie Sosialisasikan UHC di Cibiuk, Warga Cianjur Bisa Berobat Gratis Cukup Pakai KTP

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Onnie, menggelar pengawasan pemerintah sekaligus sosialisasi program Universal Health Coverage (UHC) kepada warga Kampung Pasir Hapa, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jumat, 19 Desember 2025. Ratusan warga mengikuti kegiatan yang membahas prioritas pemerintah daerah di sektor kesehatan, terutama jaminan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang […]

error: Content is protected !!
expand_less