Ratusan Kendaraan MBG di Cianjur Diduga Ilegal, Dishub Tegaskan Wajib SRUT dan Uji KIR
- account_circle Ikbal
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak

Gambar Istimewa : Mobil SPPG tabrak Pagar di Kecamatan Sindangbarang, kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Ratusan kendaraan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur diduga belum memiliki Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), padahal dokumen tersebut wajib untuk menjamin legalitas dan keselamatan distribusi makanan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur menegaskan seluruh kendaraan operasional MBG wajib memenuhi standar teknis, termasuk memiliki SRUT dan lolos uji KIR sebelum digunakan.

Namun, temuan kami ruangpojok.com di lapangan menunjukkan masih banyak kendaraan distribusi yang belum memenuhi ketentuan tersebut.
Program MBG yang mulai berjalan sejak 6 Januari 2025 hingga 2026 sebagai bagian kebijakan Presiden Prabowo Subianto memang terus berkembang.
Berdasarkan data Satgas MBG Cianjur per April 2026, sebanyak 306 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dari total 328 unit.
Meski demikian, persoalan legalitas armada distribusi kini menjadi sorotan.
- Penulis: Ikbal













































