Mobil SPPG Tanggeung Dipakai Belanja di Pasar, DPRD dan GMNI Cianjur Kecam Pelanggaran SOP Program MBG
- account_circle Ikbal
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Ilustrasi : Mobil operasional SPPG wilayah tanggeung digunakan untuk mengangkut buah di pasar
RUANGPOJOK.COM – Mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Tanggeung, Kabupaten Cianjur, kedapatan digunakan untuk mengangkut buah dari Pasar Induk.
DPRD dan GMNI Cianjur menilai tindakan tersebut melanggar standar operasional prosedur (SOP) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Anggota DPRD Cianjur Komisi IV, Asep Ritman, menegaskan penggunaan mobil distribusi MBG untuk berbelanja di pasar merupakan pelanggaran serius.
Menurut dia, kendaraan operasional SPPG seharusnya digunakan secara khusus untuk mendistribusikan makanan bersih, sehat, dan bergizi kepada siswa serta penerima manfaat lainnya.
“Ini sudah fatal. Mobil operasional dapur MBG yang seharusnya mengirim makanan bergizi untuk siswa dan penerima manfaat malah digunakan untuk mengangkut buah dan sayur dari pasar,” kata Asep.
Ia mengingatkan, penggunaan ganda kendaraan distribusi berisiko menimbulkan kontaminasi bakteri.
Potensi pencemaran dinilai semakin mengkhawatirkan karena sebelumnya terjadi kasus keracunan makanan di tiga kecamatan, yakni Kadupandak, Sukanagara, dan Cikalongkulon.
“Sebelumnya, lebih dari 200 siswa mengalami mual dan muntah. Hasil laboratorium menunjukkan makanan yang disalurkan terpapar bakteri. Jangan sampai kejadian serupa terulang akibat kelalaian seperti ini,” ujarnya.
- Penulis: Ikbal


