Warga Panyusuhan Tolak Rencana Kandang Ayam, Datangi Kantor Desa
- account_circle Dodi
- calendar_month Sel, 18 Agu 2026

Gambar Istimewa : Warga Kampung Cipicung, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, memasang spanduk penolakan pembangunan kandang ayam di lokasi yang tengah diratakan menggunakan alat berat.
Di lokasi tersebut, alat berat telah melakukan pemerataan tanah atau cut and fill.
Kondisi itu semakin memicu kekhawatiran warga meski belum ada kepastian bahwa lahan tersebut akan digunakan untuk kandang ayam.
Kepala Desa Panyusuhan, Yuni Metalia Anggerina, mengaku belum mengetahui secara pasti rencana pembangunan kandang ayam baru tersebut.
Yuni mengatakan pihak perusahaan menyebut kegiatan pemerataan tanah bukan untuk pembangunan kandang ayam.
“Untuk kandang yang sekarang saya tidak tahu. Saya mengetahuinya saat ada kegiatan posyandu dan melihat ada beko,” kata Yuni.
Setelah meminta penjelasan kepada pihak perusahaan, Yuni mendapat informasi bahwa alat berat hanya digunakan untuk pemerataan tanah.
“Katanya itu untuk pemerataan tanah karena ada jam kerja beko yang dimanfaatkan,” ujarnya.
Meski begitu, Yuni memahami kekhawatiran warga terkait kemungkinan pembangunan kandang ayam baru di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan kandang ayam yang sudah berdiri memiliki izin dan sebelumnya mendapat persetujuan masyarakat.
“Untuk izin kandang yang lama, ada izinnya dan warga juga menyetujui pada tahun 2025,” katanya.
Yuni menyarankan warga berkoordinasi dengan Sekretaris Desa untuk memperoleh informasi lebih lengkap mengenai persoalan tersebut.
Menurut dia, Sekretaris Desa selama ini berkomunikasi langsung dengan pihak pengelola kandang ayam.
Yuni juga mengatakan warga sebelumnya telah bertemu dengan pihak pengelola untuk membahas persoalan kandang ayam tersebut.
Kini warga Kampung Cipicung menunggu kepastian mengenai fungsi lahan yang sedang diratakan.
Mereka juga meminta kejelasan mengenai perizinan, jarak lokasi dengan permukiman, serta potensi dampak pembangunan terhadap lingkungan.
Sampai ada kejelasan, warga menyatakan tetap menolak rencana pembangunan kandang ayam baru di wilayah tersebut.
- Penulis: Dodi
- Editor: Ikbal













































