Kementerian HAM Upayakan Perlindungan Warga Indonesia yang Ditahan Tentara Israel
- account_circle Ikbal
- calendar_month Kam, 21 Mei 2026

Gambar Istimewa : Menteri HAM RI, Natalius Pigai usai kegiatan Jurnalis HAM di Green Forest Bandung.
RUANGPOJOK.COM – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI terus menempuh jalur diplomasi internasional dan mekanisme Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.
Sebelumnya, kedua wartawan yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika ikut ditahan Israel Defense Forces (IDF).
Keduanya berada dalam pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan untuk warga Gaza melalui perairan internasional.
Selain dua jurnalis Republika, sejumlah laporan nasional menyebut ada WNI lain yang ikut ditahan diantaranya jurnalis iNews Rahendro Herubowo, jurnalis Tempo Andre Prasetyo Nugroho, serta aktivis kemanusiaan Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat.
Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menyatakan pemerintah Indonesia terus berupaya berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk menempuh langkah diplomasi karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
“Melalui Kementerian Luar Negeri sudah menyampaikan kecaman. Kementerian Luar Negeri juga mulai koordinasi dengan jalur-jalur diplomasi,” kata Pigai dalam kegiatan Jurnalis HAM di Grand forest, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, Rabu, 20 Mei 2026.
Pigai menegaskan Kementerian HAM tidak dapat melakukan intervensi langsung ke Israel. Namun, pemerintah tetap menggunakan mekanisme internasional untuk memastikan perlindungan terhadap warga negara Indonesia.
“Kementerian HAM tidak bisa langsung masuk ke Israel karena tidak ada hubungan diplomatik. Tapi kita menggunakan mekanisme internasional untuk perlindungan warga negara kita,” ujarnya.
Menurut Pigai, Kementerian Luar Negeri menjadi garda terdepan diplomasi internasional Indonesia dalam menangani kasus penahanan warga negara Indonesia dalam misi tersebut.
- Penulis: Ikbal

