Wakil Gubernur Gorontalo Terkesan Penyaluran MBG Ala Prasmanan di Cianjur, Sebut Layak Dicontoh
- account_circle Ikbal
- calendar_month 14 jam yang lalu

Gambar Redaksi: Wakil Gubernur Gorontalo, Syahidah Rusli Habibie, tampak akrab dengan siswa-siswi saat penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan Kabar Baik, Cianjur.
Menurutnya, skema mingguan dengan sistem bergiliran antar jenjang pendidikan akan lebih efektif dan tetap menarik bagi siswa.
“Tidak harus setiap hari karena cukup repot. Bisa seminggu sekali dan dilakukan bergantian, sehingga ada sesuatu yang menarik dalam penyajian MBG ini,” jelasnya.
Setelah melakukan kunjungan, ia memastikan akan membawa konsep ini sebagai bahan evaluasi untuk diterapkan di Provinsi Gorontalo. Ia menilai sistem tersebut realistis untuk diadopsi dengan penyesuaian.
“Saya datang ke Cianjur ini sebagai salah satu contoh bahwa ini bisa dilaksanakan juga di Provinsi Gorontalo. Setelah saya kembali, ini akan menjadi bahan evaluasi dan kemungkinan untuk diterapkan,” ungkapnya.
Namun demikian, ia mengakui sistem prasmanan memiliki tantangan, terutama dari sisi teknis dan pembiayaan yang lebih besar dibandingkan metode ompreng. Meski begitu, ia menilai konsep ini tetap relevan sebagai solusi alternatif.
“Memang tidak sepenuhnya efektif karena lebih repot dan biayanya juga lebih besar dibandingkan sistem ompreng. Namun, saya rasa hal ini sudah diperhitungkan dan tetap bisa menjadi solusi dalam kondisi tertentu,” tuturnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, model prasmanan tersebut bahkan mampu melayani hingga 1.000 penerima manfaat dalam satu kegiatan.
Oleh karena itu, Syahidah berharap inovasi ini dapat menjawab keresahan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap program MBG di berbagai daerah.
- Penulis: Ikbal





















































