Tiga Tahun Sewa Rumah, Desa Neglasari Cianjur Habiskan Rp45 Juta, Kantor Permanen Belum Jelas
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month 6 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, menghabiskan sekitar Rp45 juta untuk menyewa rumah warga.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, menghabiskan sekitar Rp45 juta untuk menyewa rumah warga selama tiga tahun. Hingga kini, desa tersebut belum memiliki kantor pemerintahan permanen, Senin 12 Oktober 2026.
Kepala Desa Neglasari, Nasihin, mengatakan pemerintah desa masih menggunakan rumah sewaan untuk menjalankan administrasi dan melayani masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian pembangunan kantor desa.
“Di tengah kebutuhan pelayanan publik yang terus berjalan, Desa Neglasari justru belum memiliki kantor sendiri sebagai pusat administrasi dan aktivitas pemerintahan,” ujarnya.
Nasihin menjelaskan, pemerintah desa bersama masyarakat merencanakan pembangunan kantor pada akhir 2022. Saat itu, mereka mengandalkan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) sebesar Rp100 juta.
Namun, kerusakan serius pada bangunan menghambat rencana tersebut. Bagian tengah kantor dilaporkan patah saat hujan deras sehingga pemerintah desa menghentikan rencana pembangunan.
“Sejak saat itu, pemerintah desa harus mencari tempat alternatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Pilihan akhirnya jatuh pada rumah warga yang disewa untuk dijadikan kantor desa sementara,” jelasnya.
- Penulis: Robby Zayu





Saat ini belum ada komentar