Siswa SDN Karyatunggal Belajar di Tengah Ancaman Tanah Bergerak dan Ruang Ambruk
- account_circle Admin
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025

Foto Istimewa : Kondisi dalam kelas di sekolah SDN Karyatunggal.
Ia merinci, kerusakan paling parah menimpa ruang kelas 6, kantor guru, serta plafon dan pintu di kelas 3 dan 4.
“Orang tua mengeluh dan takut, apalagi kalau ada gempa, khawatir bangunannya rubuh,” ujarnya.
Ahdarianto mengungkapkan, selama 20 tahun terakhir, sekolahnya tidak pernah mendapat bantuan penggantian meubelair memadai.
Untuk memenuhi kebutuhan, sekolah terpaksa membuat sendiri meja dan kursi dari kayu pohon sekitar dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Hingga kini,harapan tertumpu pada respons pemerintah. Berbagai pengajuan rehab yang telah diajukan pihak sekolah selama bertahun-tahun belum juga direalisasikan, membiarkan proses belajar mengajar terus berlangsung dalam bayang-bayang bahaya.
Baehaki, Kasi Sarpras Bidang SD Disdikpora Cianjur, membantah pihaknya tidak pernah memberi bantuan.
Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan Kordik Kadupandak untuk menindaklanjuti laporan kerusakan dan kondisi tanah tersebut.
“Saya akan berkoordinasi kepada kordik kadupandak terlebih dahulu terkait informasi rusaknya beberapa bangunan ruangan kelas dan juga informasi pergeseran tanah di lingkungan SDN karyatunggal,” pungkasnya.
- Penulis: Admin





















































