Breaking News
Beranda » Desa Kita » SE Gubernur Jabar Terbit, Sawit di Lahan HGU Cihea Jadi Sorotan

SE Gubernur Jabar Terbit, Sawit di Lahan HGU Cihea Jadi Sorotan

  • account_circle Najib/Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Sekitar 2012 mulai ditanami sawit oleh PTPN VIII. Tahun 2013–2014 sempat ada penolakan karena dianggap mengganggu tanaman pisang yang menjadi sumber penghasilan warga,” ujar Supriatna, Jum’at, 9 Januari 2025.

Penolakan mereda, tetapi persoalan baru muncul. Sawit memang menyerap tenaga kerja, namun kontribusi sosial perusahaan dinilai nyaris tak berbekas bagi pembangunan dan kesejahteraan warga desa.

“Hingga kini belum ada program CSR yang benar-benar dirasakan desa. Padahal sekitar 2020 pernah dijanjikan pembangunan sumur bor, tapi belum terealisasi,” katanya.

Ironisnya, kampung-kampung yang berdampingan langsung dengan hamparan sawit justru masih kekurangan air bersih.

Kampung Pewangi, Bandar, Muara, hingga sekitar lapang disebut belum sepenuhnya menikmati manfaat keberadaan perkebunan besar di wilayahnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Cianjur belum bisa berbuat banyak.

  • Penulis: Najib/Redaksi
  • Editor: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less