Breaking News
Beranda » Desa Kita » PPATK Petakan Risiko Kejahatan Keuangan Indonesia, Tiga NRA 2026 Jadi Peta Strategis

PPATK Petakan Risiko Kejahatan Keuangan Indonesia, Tiga NRA 2026 Jadi Peta Strategis

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 3 jam yang lalu

Teknologi tersebut dapat menjadi sarana kejahatan ketika pelaku menggunakannya untuk menyamarkan identitas, asal dana, dan jejak transaksi.

Risiko Pendanaan Terorisme

Pada NRA TPPT, PPATK menilai pendanaan terorisme tetap menjadi ancaman meski Indonesia mempertahankan kondisi zero terrorist attack.

Penyalahgunaan organisasi nirlaba, penggalangan dana melalui platform digital, dan pendanaan mandiri menjadi pola penghimpunan dana berisiko tertinggi.

Rekening bank masih menjadi sarana utama pemindahan dana. Sementara itu, aset virtual semakin muncul dalam kasus pendanaan terorisme lintas negara.

PPATK mencatat risiko pendanaan terorisme terkonsentrasi di wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi dan jumlah penduduk besar, terutama Pulau Jawa.

Risiko PPSPM Masuk Kategori Menengah

Untuk PPSPM, PPATK menempatkan risiko Indonesia pada kategori menengah dengan ancaman langsung yang relatif rendah.

Indonesia tetap menghadapi paparan risiko karena memiliki perdagangan internasional, pelayaran global, dan keterhubungan dengan sistem keuangan internasional.

Pelaku dapat memanfaatkan perusahaan perantara, perusahaan cangkang, negara transit, pembiayaan perdagangan, serta aset virtual.

Mereka juga dapat menyamarkan pemilik manfaat dan memanipulasi dokumen perdagangan untuk menghindari sanksi internasional.

Menuju Evaluasi FATF 2029

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sekaligus Ketua Komite TPPU Yusril Ihza Mahendra meminta seluruh pemangku kepentingan menggunakan NRA sebagai rujukan.

Yusril menilai perkembangan geopolitik, teknologi digital, aset virtual, kecerdasan artifisial, dan kejahatan lintas negara telah mengubah risiko kejahatan keuangan.

Ia menegaskan Indonesia harus bergerak dari sekadar mengenali risiko menuju pengelolaan dan mitigasi risiko.

Indonesia juga perlu memperkuat deteksi dini, memutus jaringan kejahatan, mengejar aset, dan meningkatkan kerja sama lintas negara.

Ivan mengatakan persiapan menghadapi MER 2029 harus menunjukkan efektivitas sistem Indonesia.

Hal itu mencakup pengawasan, kualitas pelaporan, intelijen keuangan, penegakan hukum, perampasan aset, transparansi pemilik manfaat, serta kerja sama nasional dan internasional.

Hasil tiga NRA 2026 selanjutnya menjadi dasar penerapan kebijakan berbasis risiko.

PPATK menargetkan langkah tersebut tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga melindungi masyarakat dan menjaga integritas sistem keuangan Indonesia.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMPS Cianjur Temui Ketua DPD NasDem, Bahas Tantangan Pendidikan Swasta

    BMPS Cianjur Temui Ketua DPD NasDem, Bahas Tantangan Pendidikan Swasta

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Merespons aspirasi tersebut, Onnie S. Sandi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pendidikan yang lebih inklusif dan merata di Kabupaten Cianjur. “InsyaAllah, kita akan kawal problematika yang ada di sekolah-sekolah swasta Cianjur. Pendidikan adalah pilar penting dalam pembangunan, dan dukungan kepada sekolah swasta harus menjadi prioritas,” pungkasnya BMPS berharap langkah konkret dari pemerintah dan dukungan legislasi mampu […]

  • Kecelakaan di Cijedil Cianjur, Pengendara Motor Luka Usai Tabrak Mobil Bak Terbuka

    Kecelakaan di Cijedil Cianjur, Pengendara Motor Luka Usai Tabrak Mobil Bak Terbuka

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Melihat kondisi motornya rusak parah, kemungkinan dia melaju cukup kencang. Saya langsung bawa korban ke Puskesmas Cijedil karena terlihat sudah lemas,” jelasnya. Dirinya menambahkan bahwa saat kejadian, dirinya tengah mengantar pemilik kendaraan menuju Gunung Lanjung dan berencana untuk putar balik. “Namanya juga musibah, tidak ada yang tahu. Kita sudah berhati-hati, tapi tetap saja bisa terjadi,” […]

  • Innalillahi!! Tak Izin Pondok, Santri Asal Tanggeung Meninggal Di Situ Rawagede

    Innalillahi!! Tak Izin Pondok, Santri Asal Tanggeung Meninggal Di Situ Rawagede

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namun, lantaran tak bisa berenang, korban hilang tenggelam saat bergerak ke tengah danau. Teman-temannya pun berusaha mencari namun tak berhasil menyelamatkan dan menemukannya. “Jadi korban ini ternyata belum bisa berenang, namun memaksakan diri untuk berenang ke tengah sehingga tenggelam. Teman korban pun akhirnya meminta pertolongan kepada pengunjung dan warga sekitar,” ungkapnya. Selanjutnya, AKP Dedi mengatakan, […]

  • Gila!! Ketua Bumdesa Benjot Main Saham Pake Dana Desa, Ratusan Juta Disulap Jadi Ratusan Ribu

    Gila!! Ketua Bumdesa Benjot Main Saham Pake Dana Desa, Ratusan Juta Disulap Jadi Ratusan Ribu

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    “Saya akui salah. Saya tidak tahu kalau aturan BUMDes melarang. Ini jadi pelajaran buat saya,” katanya. Ia menjelaskan dana Rp180 juta diinvestasikan ke dua saham yang ia ikuti melalui komunitas digital. Menurut pengakuannya, nilai aset itu bahkan sempat mencapai lebih dari Rp400 juta, meski berubah-ubah mengikuti kurs dolar. “Itu saham, bukan kripto. Saya ikut komunitas […]

  • Mega Proyek Agro Edu Wisata Cianjur Diduga Dibangun Pihak Ke Tiga

    Mega Proyek Agro Edu Wisata Cianjur Diduga Dibangun Pihak Ke Tiga

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Nurul juga menjelaskan bahwa penunjukan pihak ketiga tidak jelas apakah dilakukan oleh kelompok tani atau langsung oleh kementerian. “Jadi apakah itu ditunjuk oleh kelompok atau langsung dari kementerian, dari awal pun memang sudah ada,” terangnya. Selain itu, Nurul menambahkan bahwa pihak ketiga yang mengerjakan proyek ini sebelumnya pernah menangani proyek serupa di Tangerang. “Agrowisata infonya […]

  • Kunjungan Wisatawan Anjlok, Disbudpar Cianjur Susun Strategi Pariwisata 2025

    Kunjungan Wisatawan Anjlok, Disbudpar Cianjur Susun Strategi Pariwisata 2025

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    “Kami akan menggandeng influencer di YouTube dan Instagram serta mengundang traveler dan fotografer untuk mempromosikan destinasi wisata Cianjur,” ujar Tita. Selain itu, tita mengatakan, Disbudpar berencana berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam sejumlah acara sepanjang 2025. “Kami akan memastikan setiap event memberikan dampak besar pada pariwisata Cianjur. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi prioritas kami,” tambahnya.   […]

expand_less