Polemik Buku Ramadan dan Seragam Muslim di SMPN Cianjur, Orang Tua Keberatan Harga Dinilai Tak Wajar
- account_circle Dodi M
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Istimewa: Tangkapan layar percakapan berisi informasi dari salah satu SMPN di Cianjur kepada orang tua siswa terkait harga seragam Muslim dan buku kegiatan Ramadan yang dijual kepada siswa.
RUANGPOJOK.COM – Kebijakan pembelian buku kegiatan Ramadan dan seragam Muslim di salah satu SMPN di Kabupaten Cianjur memicu polemik.
Beberapa Orang tua siswa kelas VII hingga IX menyampaikan keberatan karena harga seragam dinilai lebih mahal dari pasaran, sementara sekolah menyebut pembelian tidak bersifat wajib.
Mereka mengaku menerima surat resmi dari sekolah terkait imbauan pembelian buku kegiatan Ramadan dan seragam Muslim untuk menunjang aktivitas belajar selama bulan Ramadan.
Buku setebal sekitar 40 halaman itu digunakan sebagai panduan kegiatan Ramadan.
Informasi yang dihimpun menyebut buku dijual Rp10 ribu. Selain itu, koperasi sekolah menjual seragam Muslim seharga Rp250 ribu untuk siswa laki-laki dan Rp275 ribu untuk siswa perempuan.
“Setiap siswa harus memiliki buku Ramadan dan baju Muslim tersebut untuk kegiatan belajar selama Ramadan. Kami diberi tahu melalui surat resmi sekolah. Sebagai orang tua kami merasa keberatan, tetapi ini untuk kepentingan anak,” ujar salah satu orang tua siswa yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menilai harga buku tidak terlalu membebani. Namun, harga seragam dianggap terlalu tinggi dibanding harga pasar.
“Kalau di pasar paling mahal sekitar Rp150 ribu. Di koperasi sekolah dijual Rp250 ribu sampai Rp275 ribu per pasang,” katanya.
- Penulis: Dodi M
- Editor: Ikbal


