Perubahan APBD 2026 Kota Tasikmalaya Diketok, Disporabudpar Dorong Pariwisata Gerakkan Ekonomi
- account_circle Saefudin Zuhri
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Redaksi : Wali Kota Tasikmalaya menandatangani dokumen persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa, 29/9/2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H., M.Si. Rapat dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Forkopimda, serta tamu undangan.
Dalam postur perubahan APBD, pendapatan daerah Kota Tasikmalaya diproyeksikan sekitar Rp1,48 triliun.
Sementara itu, belanja daerah mencapai sekitar Rp1,51 triliun setelah pemerintah melakukan penyesuaian anggaran.
Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mengoptimalkan sektor ekonomi yang mampu menciptakan aktivitas usaha masyarakat.
Disporabudpar memiliki peran strategis untuk menerjemahkan arah kebijakan tersebut melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dedi mengatakan pemerintah harus mengukur keberhasilan program berdasarkan manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif harus menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.
Karena itu, Disporabudpar perlu mengarahkan program pada kegiatan yang mampu mempertemukan wisatawan dengan pelaku usaha lokal.
Strategi tersebut dapat memperluas pasar produk UMKM sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar destinasi.
Tasikmalaya memiliki potensi wisata berbasis budaya, seni, kuliner dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik perkotaan.
Pengembangan potensi tersebut membutuhkan program yang terukur dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Perubahan APBD 2026 kini memasuki tahap pelaksanaan setelah DPRD dan pemerintah daerah menyepakati Raperda tersebut.
Disporabudpar menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa pengembangan pariwisata mampu menghasilkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Keberhasilan program tidak hanya terlihat dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari tumbuhnya usaha, transaksi dan peluang ekonomi baru.
- Penulis: Saefudin Zuhri
- Editor: Ikbal















































Saat ini belum ada komentar