Pendapatan Pajak Kendaraan Melonjak, DPRD Jabar Puji Capaian P3DW Cianjur
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 8 Okt 2025

Foto Redaksi : Kunjungan kerja Komisi III DPRD Jabar ke kantor P3DW Cianjur.
RUANGPOJOK.COM – Komisi III DPRD Jawa Barat memuji capaian kinerja Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Cianjur yang berhasil meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor tahun 2025.

Peningkatan itu menjadi salah satu faktor penting dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat.
Kunjungan kerja Komisi III DPRD Jabar ke kantor P3DW Cianjur pada Selasa, 7 Oktober 2025, dilakukan untuk meninjau langsung realisasi pajak serta membahas Kebijakan Umum Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPPPS) 2025.

Ketua Komisi III DPRD Jabar Jajang Rohana mengatakan, pihaknya ingin memastikan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar, dan pajak rokok tetap terjaga.
“Kami ingin melihat langsung perkembangan capaian target 2025 dan memproyeksikan pendapatan 2026. Sebagian besar PAD Jawa Barat bergantung pada pajak kendaraan, sementara tren pembelian kendaraan baru saat ini cenderung menurun,” ujar Jajang.
Menurut Jajang, program pemutihan pajak kendaraan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya terbukti efektif meningkatkan kesadaran wajib pajak.
Dari sekitar 27 juta kendaraan di Jabar, tercatat 17 juta yang aktif membayar pajak, sementara 7 juta lainnya masih menunggak.
“Setelah program pemutihan, jumlah wajib pajak aktif naik jadi sekitar 13 juta. Artinya ada progres kesadaran masyarakat dalam membayar pajak,” katanya.

Anggota DPRD Komisi III, Onnie S Sandi dari Partai Nasdem mengungkapkan bahwa Cianjur kini menempati peringkat ketiga daerah paling sadar pajak kendaraan di Jawa Barat, setelah Pangandaran dan Tasikmalaya.
- Penulis: Admin


