Breaking News
Beranda » Desa Kita » Pemkab Cianjur Usulkan 8 Situs Jadi Cagar Budaya 2026, Bendung Cihea Salah Satunya

Pemkab Cianjur Usulkan 8 Situs Jadi Cagar Budaya 2026, Bendung Cihea Salah Satunya

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

“Untuk penetapan cagar budaya ini sebenarnya bukan target PAD. Kita hanya pelestarian dan pemeliharaan supaya yang ditetapkan sebagai cagar budaya ini terpelihara,” katanya.

Menurut Yudha, pemerintah perlu menjaga struktur bangunan agar tetap mempertahankan karakter dan nilai sejarahnya.

Disbudpar juga terus melakukan pendataan dan dokumentasi terhadap objek yang memiliki nilai sejarah di berbagai wilayah Cianjur.

Setiap objek harus melalui penelitian sebelum TACB memberikan rekomendasi penetapan sebagai cagar budaya.

Setelah memperoleh penetapan di tingkat kabupaten, objek tersebut dapat mengikuti proses pemeringkatan ke tingkat provinsi.

Proses pemeringkatan selanjutnya dapat berlanjut hingga tingkat nasional berdasarkan hasil kajian dan penilaian.

“Jadi kita penetapan dulu di tingkat kabupaten, nanti pemeringkatan ke tingkat provinsi sampai ada pemeringkatan ke tingkat nasional untuk cagar budaya,” ujar Yudha.

Disbudpar juga membuka peluang mengkaji objek lain yang masyarakat nilai memiliki nilai sejarah dan budaya.

Namun, setiap objek tetap harus melalui penelitian untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria cagar budaya.

Selain peninggalan fisik, Disbudpar mendata tradisi masyarakat melalui skema Warisan Budaya Takbenda (WBTB).

Yudha mengatakan, tradisi masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun juga dapat dikaji melalui skema tersebut.

“Kalau kaitan dengan kegiatan masyarakat, biasanya kalau tradisi yang sudah turun-temurun bisa kita kaji apakah masuk ke Warisan Budaya Takbenda atau tidak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, cagar budaya berfokus pada peninggalan fisik. Sementara WBTB mencakup tradisi, kesenian, makanan, dan praktik masyarakat.

Disbudpar juga dapat menelusuri tradisi yang mulai hilang melalui masyarakat lokal dan dokumentasi sejarah.

Menurut Yudha, upaya tersebut penting untuk menjaga pengetahuan mengenai tradisi yang pernah berkembang di tengah masyarakat.

“Kalau yang sudah hilang, kita juga harusnya bisa menelusuri kembali, terutama masyarakat lokal. Kalau memang tradisinya dulu pernah dilaksanakan, itu yang harus dipelihara,” pungkasnya.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNNK Cianjur Luncurkan BENNI dan BINNAR, Edukasi Bahaya Narkoba Dimulai Sejak Dini

    BNNK Cianjur Luncurkan BENNI dan BINNAR, Edukasi Bahaya Narkoba Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Dodi
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Melalui BENNI dan BINNAR, BNNK Cianjur berupaya menyampaikan pesan pencegahan dengan pendekatan yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan anak-anak. Ketua TP-PKK Kabupaten Cianjur Najmah Nur Islami turut menghadiri kegiatan tersebut. Temukan lebih banyak BPKAD Akui Puluhan Sertifikat Milik Pemkab Sukabumi Belum Balik Nama › […]

  • PRABHU Desak Pemkab Cianjur Pulihkan JKN Warga Miskin, Soroti Anggaran Seremonial

    PRABHU Desak Pemkab Cianjur Pulihkan JKN Warga Miskin, Soroti Anggaran Seremonial

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Organisasi tersebut juga mendorong Pemkab Cianjur menyiapkan skema pembiayaan bagi masyarakat miskin yang belum tercakup dalam kepesertaan JKN. Dalam tuntutannya, PRABHU meminta biaya pengobatan bagi kelompok tersebut ditanggung pemerintah daerah tanpa membebani masyarakat miskin. Selain persoalan layanan kesehatan, PRABHU menyoroti penggunaan anggaran daerah. Temukan lebih […]

  • Tolak Karnaval Mahkota Binokasih, Abah Suhe: Rakyat Korban Bencana Masih Terlantar

    Tolak Karnaval Mahkota Binokasih, Abah Suhe: Rakyat Korban Bencana Masih Terlantar

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP “Mahkota Binokasih bukan simbol pesta. Mahkota itu mengajarkan pemimpin agar melindungi dan menyayangi masyarakatnya,” katanya. Abah Suhe juga mengkritik penggunaan anggaran pemerintah untuk kegiatan seremonial di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit. Ia meminta pemerintah lebih fokus menangani dampak bencana dan persoalan sosial di Kabupaten […]

  • Cianjur Naik ke Peringkat 19 Digitalisasi Daerah, Bupati: Cianjur Mampu Naik Kelas

    Cianjur Naik ke Peringkat 19 Digitalisasi Daerah, Bupati: Cianjur Mampu Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Menurut dia, perubahan peringkat tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam penerapan digitalisasi di Kabupaten Cianjur. “Lompatan peringkat ini merupakan sebuah prestasi yang menunjukkan bahwa Cianjur mampu naik kelas dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Selain digitalisasi, forum tersebut juga membahas pengendalian inflasi daerah. Wahyu […]

  • Bentrokan Berdarah di Haurwangi, Tiga Pelaku Diamankan Polres Cianjur

    Bentrokan Berdarah di Haurwangi, Tiga Pelaku Diamankan Polres Cianjur

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP “Pada pukul 01.30 dini hari, warga Kampung Rasabala bersama korban hendak mengklarifikasi ke lokasi Palalangon, namun bentrok fisik tak terhindarkan dan mengakibatkan salah seorang korban tewa,” jelas AKP Tono. Tim gabungan berhasil menangkap tiga tersangka berinisial SAP, MR, dan SG berikut barangbukti senjata tajam dan […]

  • Ratusan Pendamping Sosial Tumpah Ruah Di Diskusi Pilar Sosial Bersama Mensos RI

    Ratusan Pendamping Sosial Tumpah Ruah Di Diskusi Pilar Sosial Bersama Mensos RI

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    🌐 Bahasa 🇮🇩 ID 🇺🇸 EN 🇨🇳 中文 🇯🇵 JP Mengenai pembaruan data, Mensos menjelaskan bahwa DTKS kini telah bertransformasi menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. “Data ini harus terus dikoreksi, baik oleh Bupati, Wali Kota, maupun pemerintah desa, agar lebih akurat dan dinamis,” tutupnya. Mensos berharap, langkah pembaruan data ini dapat mendukung target penurunan […]

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
195
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
463,907
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
73,117
Pengunjung unik