Pelajar SMK di Sukaluyu Luka Serius Dibacok, Polisi Dalami Motif
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ilustrasi Gemini AI) R (16) sedang nongkrong, mengalami luka serius akibat dugaan pembacokan menggunakan senjata tajam di Kampung Babakanjati, Desa Sukaluyu
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Seorang pelajar berinisial R (16) mengalami luka serius akibat dugaan pembacokan menggunakan senjata tajam di Kampung Babakanjati, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Kamis 15 Oktober 2026, malam.
Polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Penyidik masih mendalami motif dan kronologi kejadian, termasuk dugaan kesepakatan melalui media sosial sebelum peristiwa berlangsung.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sedang nongkrong sambil bermain telepon genggam bersama temannya di sebuah warung pinggir jalan sekitar pukul 20.15 WIB. Dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang kemudian berhenti di lokasi.
Salah seorang dari mereka diduga langsung mengayunkan senjata tajam hingga melukai bagian kepala korban. Korban berteriak meminta pertolongan, kemudian warga bersama sejumlah orang di sekitar lokasi mengejar para terduga pelaku.
Dalam pengejaran tersebut, warga berhasil mengamankan tiga orang. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Anggota Trantib Kecamatan Sukaluyu, Asep Toni, mengatakan petugas bersama unsur terkait mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mereka membantu mengamankan situasi dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
“Korban kami evakuasi ke Puskesmas Sukaluyu. Karena mengalami luka serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Kapolsek Sukaluyu IPTU Mulyadi melalui Kanit Reskrim AIPDA Yudha Widianto mengatakan, hasil pemeriksaan awal terhadap orang yang diamankan mengarah pada dugaan adanya kesepakatan melalui media sosial.
- Penulis: Robby Zayu





Saat ini belum ada komentar