Investasi Cianjur Baru Rp1,33 Triliun hingga Semester I 2026, DPMPTSP Optimistis Kejar Target Rp3,78 Triliun
- account_circle Ikbal
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Gambar Redaksi : Kepala DPMPTSP Cianjur, Superi Faizal.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, realisasi investasi mencapai sekitar Rp3,5 triliun atau 185 persen dari target.
“Kalau melihat kinerja tahun 2025, dengan target Rp1,9 triliun kita bisa merealisasikan Rp3,5 triliun atau 185 persen,” kata Superi.
Karena itu, Superi menilai masih terdapat ruang bagi Cianjur untuk meningkatkan realisasi investasi hingga akhir 2026.
Selain mengejar nilai investasi, DPMPTSP Cianjur juga mendorong perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Untuk itu, perusahaan diharapkan membuka kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar lokasi usaha.
Selain pemberdayaan masyarakat, DPMPTSP juga mendorong perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
“Kita selalu memberikan saran kepada perusahaan bahwa ada regulasi terkait kebermanfaatan perusahaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Superi, perusahaan juga perlu melaporkan pelaksanaan program tersebut melalui sistem Online Single Submission atau OSS.
Lebih jauh, investasi yang masuk juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi dan penerimaan daerah.
Pasalnya, kegiatan usaha dapat membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Selain itu, investasi berpotensi mendorong penerimaan daerah melalui sektor Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG.
Penerimaan dari pajak bumi dan bangunan juga dapat meningkat seiring bertambahnya aktivitas usaha dan pembangunan.
Meski begitu, Superi mengatakan investor tidak hanya mempertimbangkan potensi ekonomi ketika memilih Kabupaten Cianjur.
Mereka juga memperhatikan kondisi sosial masyarakat, kepastian tata ruang, sumber daya alam, serta potensi keuntungan usaha.
“Investor melihat juga apakah investasi di sini menguntungkan atau tidak. Nilai yang ditanamkan bagi mereka merupakan bagian dari pertimbangan bisnis,” katanya.
Dengan demikian, Cianjur masih membutuhkan sekitar Rp2,45 triliun untuk memenuhi target investasi Rp3,78 triliun sepanjang 2026.
Untuk mengejar kekurangan tersebut, DPMPTSP Cianjur akan mengoptimalkan investasi baru dan pendampingan perusahaan hingga akhir tahun.
- Penulis: Ikbal














































