Gila!! Ketua Bumdesa Benjot Main Saham Pake Dana Desa, Ratusan Juta Disulap Jadi Ratusan Ribu
- account_circle Ikbal
- calendar_month Jum, 14 Nov 2025

Foto Redaksi : warga Benjot berkumpul depan kantor desa Benjot mempertanyakan penggunaan dana Bumdesa 2025.
“Saya akui salah. Saya tidak tahu kalau aturan BUMDes melarang. Ini jadi pelajaran buat saya,” katanya.
Ia menjelaskan dana Rp180 juta diinvestasikan ke dua saham yang ia ikuti melalui komunitas digital.
Menurut pengakuannya, nilai aset itu bahkan sempat mencapai lebih dari Rp400 juta, meski berubah-ubah mengikuti kurs dolar.
“Itu saham, bukan kripto. Saya ikut komunitas dan bukan abal-abal dari YouTube,” katanya membela diri.
Sisa anggaran, menurut Fesi, digunakan untuk pembangunan kandang ayam yang baru rampung sekitar 60 persen. Ia menegaskan tidak ada pihak lain yang terlibat.
“tidak melibatkan siapapun, Ini murni saya sendiri,” ujarnya.
Dalam kesepakatan audiensi, Fesi berjanji akan mengembalikan dana Rp180 juta sebelum 20 Desember 2025, dengan menyerahkan sertifikat tanah sebagai jaminan.
Warga memberi batas waktu hingga pukul 09.00 WIB esok hari untuk menyerahkan sertifikat tersebut.
Kapolsek Cugenang bahkan sempat menyarankan Fesi ditahan 24 jam, namun warga menolaknya atas dasar kemanusiaan mengingat posisinya sebagai tokoh agama.
Fesi mengaku akan mencari sertifikat yang menurutnya “masih ada” meski tercecer setelah gempa.
“Saya yakin sertifikat itu ada di dus dokumen yang berantakan pasca gempa,” katanya.
Hingga audiensi ditutup, warga menegaskan akan kembali menggelar pertemuan keesokan hari untuk memastikan Fesi menyerahkan sertifikat dan menjalankan proses pengembalian dana.
- Penulis: Ikbal


