Fakta Mengejutkan, Pembangunan Ruang Lab SMPN 3 Tanggeung Dibangun Pihak Ketiga bukan Swakelola
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 30 Okt 2024

Syaban juga mengungkapkan bahwa keputusan untuk menggunakan jasa pihak ketiga dilakukan atas kesepakatan bersama Panitia Pembangunan Sekolah (P2S).
“Waktu itu tim merasa kesulitan mengurus sendiri karena mayoritas guru di sekolah adalah perempuan. Akhirnya diputuskan untuk diborongkan, demi kepraktisan,” jelasnya.
Di sisi lain, Helmi Halimudin, Kepala Bidang SMP Disdikpora Cianjur, menjelaskan bahwa sesuai aturan, proyek swakelola ini seharusnya melibatkan tenaga kerja lokal, bukan pihak ketiga.
“Swakelola harus melibatkan masyarakat sekitar sekolah yang memiliki keahlian konstruksi. Semua pengadaan material juga harus diatur oleh P2S tanpa peran pihak ketiga,” tegasnya.
Namun, takdir berkata lain. Pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekitar pukul 12.30 siang, atap bangunan tersebut ambruk! Bukan hanya soal kerugian material, tetapi juga kekecewaan besar terhadap kualitas konstruksi yang didanai hampir setengah miliar rupiah.
Pihak Disdikpora Cianjur pun langsung bertindak cepat. Helmi menyatakan bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke Inspektorat Daerah (Irda) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Ini harus diusut tuntas. Jika ada pelanggaran, akan ada konsekuensi hukum bagi yang bertanggung jawab,” tandasnya.
- Penulis: Admin


