Breaking News
Beranda » Home » Cianjur Government Watch Lahir, Hibah Rp1,4 Miliar ke Lahan Eks Bupati Jadi Sorotan Awal

Cianjur Government Watch Lahir, Hibah Rp1,4 Miliar ke Lahan Eks Bupati Jadi Sorotan Awal

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

“Faktanya, lahan tersebut adalah milik pribadi dan dikomersialkan, yakni Jamaras Farm, yang dikelola oleh mantan Bupati Cianjur. Ini menjadi pertanyaan besar, bagaimana hibah APBD bisa turun ke tanah pribadi,” ujarnya.

Menurut Hadi, hibah APBD adalah uang publik yang wajib dikelola transparan dan akuntabel.

Ia menilai sejak tahap perencanaan hingga eksekusi, penyaluran hibah tersebut patut diduga tidak memenuhi prosedur.

“Masa hibah untuk pribadi? Ini temuan dari satu dinas saja, yakni Dinas Pertanian. Program tersebut hanya memberikan manfaat kepada satu orang dan dikomersialkan. Kami menduga ada pelanggaran etis bahkan potensi korupsi,” katanya.

Organisasi ini akan melayangkan surat klarifikasi dan mendatangi Inspektorat Kabupaten Cianjur untuk menelusuri aspek administratif dan hukum penyaluran hibah.

“Kami ingin memastikan, apakah secara administratif dan hukum ada yang dilanggar. Jika ditemukan indikasi kuat, tentu akan kami dorong ke ranah hukum,” pungkas Hadi.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
518
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
472,446
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
78,662
Pengunjung unik