BEM Cianjur Layangkan Enam Tuntutan, Kecewa Tak Ditemui Pimpinan DPRD
- account_circle Zayu
- calendar_month 41 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ruangpojok.com)Aliansi BEM Cianjur menyampaikan petisi berisi enam tuntutan konstitusional kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Cianjur menyampaikan petisi berisi enam tuntutan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa 20 Oktober 2026.
Mahasiswa meminta Ketua DPRD dan para ketua fraksi menanggapi aspirasi mereka. Namun, hingga sore hari, tidak ada anggota DPRD yang keluar untuk menemui massa aksi.
Petisi tersebut memuat enam isu utama, yakni pendidikan nasional, transparansi anggaran, penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), evaluasi Program Strategis Nasional (PSN), supremasi sipil, serta pemerataan layanan kesehatan.
Aliansi BEM Cianjur meminta DPRD memberikan jawaban atau sikap tertulis paling lambat 3×24 jam setelah menerima petisi.
Mereka juga meminta kejelasan mengenai tuntutan yang dapat ditindaklanjuti melalui kewenangan DPRD serta aspirasi yang harus diteruskan kepada pemerintah pusat atau lembaga terkait.
Koordinator aksi, Syamsudin Al-Fadsi, mengatakan aksi tersebut bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar