Anggota DPRD Bayu Maulana : Dua Labu Siam Berujung Petaka, Kemiskinan di Cianjur Jadi Sorotan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Anggota DPRD Cianjur Fraksi Nasdem, Bayu Maulana Pamungkas
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan di Kabupaten Cianjur masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat.
Pada 2024, persentase penduduk miskin Cianjur tercatat sekitar 10 persen lebih, dengan jumlah mencapai ratusan ribu jiwa.
Angka tersebut menunjukkan masih banyak warga yang hidup dengan penghasilan terbatas dan rentan terhadap guncangan ekonomi.
Bayu menilai kondisi itu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam memastikan akses bantuan sosial tepat sasaran, perlindungan pekerja sektor informal, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Korban ini buruh harian dengan penghasilan tidak menentu. Ketika kebutuhan dasar sulit terpenuhi, negara harus hadir. Jangan sampai kemiskinan membuat warga terdesak hingga mengambil keputusan yang berisiko,” ujarnya.
Bayu menegaskan, kasus ini harus menjadi pelajaran agar persoalan sekecil apa pun tidak diselesaikan dengan kekerasan.
Ia mengajak masyarakat mengedepankan musyawarah serta menyerahkan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
“Hukum harus ditegakkan. Tapi di sisi lain, pemerintah juga wajib memastikan tidak ada warganya yang terjebak dalam kemiskinan ekstrem tanpa perlindungan,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal


