Gila!! Ketua Bumdesa Benjot Main Saham Pake Dana Desa, Ratusan Juta Disulap Jadi Ratusan Ribu
- account_circle Ikbal
- calendar_month Jum, 14 Nov 2025

Foto Redaksi : warga Benjot berkumpul depan kantor desa Benjot mempertanyakan penggunaan dana Bumdesa 2025.
RUANGPOJOK.COM – Ratusan warga Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, menggeruduk kantor desa untuk menuntut penjelasan dan pertanggungjawaban dana Bumdesa Rp. 204 juta, pada Kamis, 13 November 2025.

Audiensi berlangsung panas sejak pagi. Warga mendesak Ketua BUMDes, Fesi Syarchosi, untuk menjelaskan hilangnya dana desa yang dicairkan pada Agustus 2025 namun tak menunjukkan program apa pun di lapangan.

Awalnya, Fesi yang juga dikenal sebagai tokoh agama mengklaim dana BUMDes masih aman di rekening. Namun warga tak percaya dan meminta bukti rekening koran. Audiensi diskors, dan Fesi diminta mencetak bukti transaksi ke bank.
Ketegangan memuncak saat rekening koran dibacakan. Dana BUMDes yang seharusnya berjumlah Rp204 juta ternyata hanya tersisa Rp272 ribu.
Dalam sesi lanjutan, Fesi akhirnya mengakui bahwa sekitar Rp180 juta dialihkan ke rekening pribadinya untuk investasi saham.
Seorang warga, Bayu Maulana, menyayangkan sikap Fesi yang dianggap menutup-nutupi kondisi sebenarnya.
“Kalau dari awal jujur, mungkin warga bisa lebih bijak menyikapi. Tapi kenyataannya, yang tersisa cuma ratusan ribu,” kata Bayu.
Bayu juga menegaskan bahwa penggunaan dana desa untuk investasi pribadi tidak memiliki dasar hukum.
“Di regulasi mana pun tidak ada yang membenarkan dana BUMDes dipakai untuk investasi saham. Kalau semua desa ikut-ikutan, negara ini bisa kacau,” ujarnya.
Sementara, Ketua Bumdesa, Fesi dalam pembelaannya mengaku tidak memahami aturan karena hanya membaca dari Online.
- Penulis: Ikbal

























