Rakerda Pemuda Katolik Jawa Barat 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Demokrasi dan Toleransi
- account_circle Ikbal
- calendar_month 0 menit yang lalu

Gambar Istimewa : Rakerda Pemuda Katolik Jawa Barat 2026 di Kabupaten Cianjur dihadiri jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan.
RUANGPOJOK.COM – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat menjadikan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta meneguhkan komitmen menjaga demokrasi dan toleransi di Jawa Barat.
Rakerda yang berlangsung di Kabupaten Cianjur, Sabtu, 18 Juli 2026, menghadirkan jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga pengurus komisariat cabang se-Jawa Barat.
Suasana hangat mewarnai pembukaan kegiatan. Semangat Sabilulungan yang menjadi filosofi masyarakat Sunda terasa dalam setiap pertemuan kader, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, meminta seluruh kader memperkuat organisasi di wilayah strategis, terutama Kota Bandung.
Menurutnya, penguatan basis organisasi menjadi fondasi membangun kader yang mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga mengajak kader menyikapi setiap kebijakan pemerintah secara dewasa.
Perbedaan pandangan, kata dia, harus disampaikan melalui dialog, kritik yang konstruktif, dan partisipasi dalam pembangunan.
Stefanus turut mendorong Pemuda Katolik memperluas komunikasi dengan organisasi lintas agama.
Ia menilai dialog menjadi kunci menjaga kerukunan sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Cianjur, Sekretaris Daerah Ahmad Rifa’i Azhari mengapresiasi penyelenggaraan Rakerda di Cianjur.
Ia berharap forum tersebut melahirkan gagasan yang memberi manfaat bagi pembangunan Jawa Barat.
Menurut Ahmad, organisasi kepemudaan memiliki peran penting menjaga toleransi, gotong royong, dan kolaborasi antar elemen masyarakat.
Ia menegaskan keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah.
Ketua Bawaslu Jawa Barat Zacky Muhammad Zam Zam menegaskan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan Pemuda Katolik.
Kerja sama itu diwujudkan melalui nota kesepahaman untuk memperkuat pendidikan politik masyarakat.
- Penulis: Ikbal

