Kelompok Tani Agrabinta Jelaskan Dugaan Keterlibatan eks Walkot Cimahi di Proyek JIAT, BBWS: Saya Baru Tahu
- account_circle Ikbal
- calendar_month 20 menit yang lalu

Gambar Ilustrasi : Polemik Proyek BBWS JIAT Tahun 2025 di Kecamatan Agrabinta Cianjur
RUANGPOJOK.COM – Polemik proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, terus berkembang.
Kelompok tani mengungkap dugaan keterlibatan mantan Wali Kota Cimahi, AMP, dalam pembahasan pembayaran proyek.
Kelompok tani mengaku menanggung kerugian sekitar Rp565 juta setelah menyediakan material bangunan sebagai dana talangan dan baru dibayarkan sebagian. Hingga kini, proyek yang rampung pada 2025 belum dapat difungsikan.
Mereka juga menyoroti bangunan JIAT yang diduga rusak sebelum serah terima. Kelompok tani menilai pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan berlangsung tanpa adanya papan informasi proyek.
Salah satu Ketua Kelompok Tani, Sarana Tunggal mengatakan dirinya bertemu AMP saat pembangunan JIAT hampir selesai.
Menurut Sarana, Kepala Desa Kebon Pedes, Dadan, mendapat arahan dari Johan dan Tolib untuk mendatangi kantor CV Cipta Pratama di Bandung.
“Saya baru dua kali bertemu Pak AMP. Dua-duanya di kantor CV Cipta Pratama di Bandung,” kata Sarana kepada Ruangpojok.com, Rabu, 8 Juli 2026.
Sarana menjelaskan, Johan dan Tolib semula menyampaikan nilai pekerjaan mencapai Rp750 juta untuk setiap titik JIAT.
Namun, setelah bertemu AMP, nilai pembayaran berubah menjadi sekitar Rp400 juta.
“Awalnya disampaikan Rp750 juta per titik. Setelah bertemu Pak AMP, nilainya berubah menjadi sekitar Rp400 jutaan. Kades juga kaget karena tidak sesuai kesepakatan awal,” ujarnya.
Menurut Sarana, perubahan nilai itu berdampak langsung kepada kelompok tani karena pembangunan menggunakan dana talangan yang mereka keluarkan lebih dahulu.
Sarana juga menduga AMP memiliki peran dalam proses pembayaran. Dugaan itu muncul karena pembayaran proyek, menurut pengetahuannya, diputuskan melalui CV Cipta Pratama.
Namun, keterangan tersebut merupakan pernyataan narasumber. Ruangpojok.com belum memperoleh konfirmasi independen dari AMP maupun CV Cipta Pratama.
- Penulis: Ikbal

