Warisan Leluhur Tetap Terjaga di Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Masyarakat Kasepuhan Gelar Alam menampilkan sejumlah tradisi dalam rangkaian Seren Taun. Prosesi tersebut antara lain angkat ampih pare ka leuit.(foto: Dokumentasi Ruangpojok.com)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemkab Sukabumi juga mendorong pengembangan kawasan Kasepuhan Gelar Alam sebagai destinasi wisata budaya.
“Pemkab Sukabumi berkomitmen mendukung pelestarian adat serta pengembangan potensi kawasan ini sebagai destinasi wisata budaya unggulan,” katanya.
Ketua Adat Kasepuhan Gelar Alam Abah Ugi Sugriana Rakasiwi mengapresiasi berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan Seren Taun ke-658.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan Seren Taun berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Noni, 34, wisatawan asal Jakarta, sengaja datang untuk menyaksikan langsung Seren Taun di Kasepuhan Gelar Alam.
Noni mengaku takjub melihat masyarakat Kasepuhan Gelar Alam tetap menjaga tradisi dan budaya Sunda hingga saat ini.
“Saya bangga masih ada masyarakat yang bisa merawat budaya Sunda seperti di Kasepuhan Gelar Alam,” ujar Noni.
Seren Taun menjadi momentum masyarakat Kasepuhan Gelar Alam untuk mensyukuri hasil pertanian sekaligus menjaga kebersamaan dan identitas budaya Sunda.(tfk)
- Penulis: Robby Zayu





Saat ini belum ada komentar