Siswa di Desa Cintaasih Terima Roti Berjamur Dari Program MBG, Kades Murka Minta Pemkab Sidak Dapur SPPG
- account_circle Ikbal
- calendar_month 7 jam yang lalu

Gambar Ilustrasi : kepala desa Cintaasih murka karena siswa SDN Kancana Mulya mendapat roti berjamur.
Orang tua murid tersebut mengaku telah melaporkan temuan roti berjamur kepada pihak sekolah. Namun hingga kini belum ada penjelasan atau tindak lanjut dari dapur penyedia MBG.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta penyedia makanan bertanggung jawab atas kualitas menu yang dibagikan kepada siswa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan MBG di Desa Cintaasih dipasok dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Cikancana, memanfaatkan bangunan gedung olahraga setempat.
Keluhan terhadap kualitas menu MBG di wilayah tersebut disebut bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, orang tua siswa juga menemukan buah yang sudah busuk dalam paket makanan program tersebut.
Kepala Desa Cintaasih, Dedi Kusmara, mengaku kecewa dengan berulangnya temuan makanan tidak layak dalam program MBG di wilayahnya.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur bertindak tegas terhadap dapur penyedia makanan yang dianggap tidak menjaga kualitas.
“Dapur itu harus diberi peringatan tegas. Kalau perlu ditutup,” kata Dedi.
Menurut dia, kejadian makanan tidak layak konsumsi telah terjadi beberapa kali, mulai dari buah busuk hingga roti berjamur.
“Ini bukan kejadian pertama. Buah busuk juga pernah terjadi beberapa kali. Intinya saya minta Pemkab menindak tegas dapur MBG yang tidak menjaga kualitas makanan,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal


