Sering Dikira Ambeien, Dokter RSUD Sayang Cianjur Jelaskan Gejala Fistula Ani
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ilustrasi Gemini AI) Keluhan berupa lubang kecil di sekitar anus yang terus mengeluarkan cairan atau nanah bisa menjadi tanda fistula ani.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Thomas menerangkan, fistula ani umumnya memerlukan tindakan medis dan sering kali operasi karena salurannya tidak dapat diandalkan untuk sembuh sendiri. Di RSUD Sayang, penanganan operasi dapat dilakukan melalui metode bedah terbuka sesuai indikasi pasien.
Risiko kekambuhan tetap perlu diperhatikan, terutama apabila sumber infeksi atau penyakit yang mendasari belum tertangani secara menyeluruh.
Setelah operasi, pasien perlu menjaga kebersihan area luka dan mengikuti petunjuk dokter mengenai perawatan serta kontrol lanjutan. Perawatan rendam duduk atau sitz bath dapat dianjurkan sesuai kondisi pasien dan arahan tenaga medis.
Thomas mengimbau masyarakat agar tidak malu memeriksakan keluhan di sekitar anus. Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau dokter bedah sejak muncul bisul dapat membantu mencegah keterlambatan penanganan.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Sayang Cianjur meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan pentingnya deteksi dini.
RSUD Sayang juga mengajak masyarakat menyiapkan pertanyaan untuk narasumber dalam podcast edukasi kesehatan. Acara tersebut disiarkan secara interaktif melalui akun Instagram resmi @rsudsayang.someah dan tersedia dalam tayangan ulang di kanal YouTube RSUD Sayang Someah.
Catatan redaksi: Materi sumber belum mencantumkan tanggal penayangan podcast. Saya juga tidak menjadikan praktik seks anal sebagai penyebab umum fistula ani karena hubungan sebab-akibatnya perlu dijelaskan secara medis lebih hati-hati. Sebelum tayang, sebaiknya konfirmasi kembali kepada dr. Thomas mengenai prosedur perawatan luka dan penggunaan antiseptik agar sesuai dengan anjuran klinis RSUD Sayang.(red)





Saat ini belum ada komentar