SAPMA PP Jabar Desak Evaluasi Ulang SLHS Usai Adanya Bakteri Penyebab Keracunan Masal Program MBG
- account_circle Ikbal
- calendar_month 13 jam yang lalu

Gambar Ilustrasi : Kabid OK PW Sapma Jabar, Buana Soroti Hasil Labkesda Sample Makanan dari dapur penyebab dugaan keracunan
RUANGPOJOK.COM – Kabid OK PW Sapma PP Jawa Barat, Buana, menyoroti kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Cikalong, Kadupandak, dan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.
Ia mendesak pemerintah segera mengevaluasi prosedur dapur serta meninjau ulang Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menyusul temuan bakteri dalam sampel makanan.
Buana menyebut peristiwa yang berulang tersebut sebagai kejadian miris dan memilukan.
Terlebih, ratusan siswa menjadi korban setelah mengonsumsi makanan yang seharusnya memenuhi standar gizi dan kelayakan.
Ia mengacu pada pernyataan Dinas Kesehatan Cianjur, yang menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium provinsi menyatakan sampel makanan mengandung bakteriologi.
“Ini harus ditelusuri bersama. Bagaimana prosedur dapur tersebut, apakah sudah higienis dan sesuai standar makanan layak saji? Jangan sampai nama programnya Makan Bergizi Gratis, tapi mutu makanannya justru tidak bergizi dan menimbulkan keracunan,” ujar Buana, Jum’at, 20 Februari 2026
Ia menegaskan, pemerintah perlu mengkaji kembali Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur-dapur penyedia MBG.
- Penulis: Ikbal


