Ribuan Guru Honorer Cianjur Bertahan Mengajar di Tengah Ketidakpastian
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Ilustrasi : Seorang guru honorer mengajar siswa sekolah dasar.
“Berdasarkan database, jumlah TKS SD dan SMP sekitar 1.500 orang,” ujar Ruhli.
Ia mengakui persoalan honorer menjadi tantangan serius karena banyak guru TKS sudah berusia lanjut dan mengabdi bertahun-tahun tanpa kepastian status.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memperjuangkan guru honorer agar mendapat peluang menjadi PPPK paruh waktu secara bertahap.
“Kami bersama pemerintah daerah terus berupaya mengajukan mereka menjadi PPPK paruh waktu jika ada peluang,” tuturnya.
Ruhli menegaskan Disdikpora tidak akan menambah tenaga honorer baru di sekolah negeri sesuai kebijakan penataan aparatur sipil negara.
“Sampai hari ini kami tidak menerima tambahan honorer baru,” katanya.
Ia menambahkan guru TKS tersebar merata di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur dan hampir setiap kecamatan masih membutuhkan tenaga mereka.
Di tengah ketidakpastian status, Disdikpora meminta guru TKS tetap menjalankan tugas sambil menunggu kebijakan lanjutan pemerintah pusat.
“Kami berharap guru TKS tetap bekerja seperti biasa. Pemerintah daerah terus mengupayakan solusi terbaik,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal

