PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan
- account_circle Ikbal
- calendar_month Ming, 19 Jul 2026

Gambar Istimewa : Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.
PWI Pusat meminta Hotman Paris memberikan klarifikasi kepada publik. Organisasi juga berharap ia menyampaikan permohonan maaf apabila pernyataannya menimbulkan kesan merendahkan wartawan.
Langkah itu dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara advokat dan wartawan. Sikap saling menghormati juga menjadi fondasi demokrasi yang sehat.
Munir menegaskan kritik terhadap pertanyaan wartawan merupakan hal wajar. Namun, kritik harus disampaikan secara santun, profesional, dan tetap menghargai martabat insan pers.
PWI Pusat juga mengingatkan wartawan agar terus bekerja profesional, independen, akurat, dan berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Organisasi itu memastikan akan memberikan perlindungan kepada wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau hambatan saat menjalankan tugas jurnalistik.
Selain itu, PWI Pusat mengajak organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber membangun budaya komunikasi yang saling menghormati.
Menurut Munir, perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Namun, penghormatan terhadap profesi wartawan menjadi syarat penting menjaga kebebasan pers.
“Pers yang merdeka lahir dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat memperoleh informasi,” kata Munir.
PWI Pusat menegaskan akan terus berada di garis depan membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, dan memastikan kerja jurnalistik berlangsung tanpa tekanan.
- Penulis: Ikbal

