Produksi Padi dan Jagung Cianjur Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Pola Intensifikasi di 2026
- account_circle Ikbal
- calendar_month Kam, 4 Des 2025

Gambar Istimewa : Salah satu varietas padi lokal dengan rasa dan hasil panen yang baik asli cianjur
“Kebanyakan petani hanya memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare. Biaya olah lahan dan kebutuhan saprodi masih tinggi, ditambah banyaknya buruh tani dan petani penggarap yang menggarap lahan milik bukan warga Cianjur,” ujarnya.
“Jadi kenaikan harga HPP gabah pun tidak langsung meningkatkan pendapatan mereka.”
Dandan menyebut peningkatan produksi selama ini masih bertumpu pada perluasan lahan atau ekstensifikasi.
Pemerintah mulai mengalihkan strategi ke intensifikasi agar produktivitas naik tanpa membuka lahan baru.
“Sekarang sudah mulai kami inisiasi pola intensifikasi dengan perbaikan irigasi agar indeks pertanaman naik, serta perbaikan kesuburan tanah melalui dorongan pertanian organik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pada 2026 pemerintah daerah menargetkan program intensifikasi berjalan lebih optimal.
“Kami berharap perbaikan irigasi bisa terealisasi sehingga indeks pertanaman naik dari dua kali menjadi tiga kali setahun. Pertanian organik juga akan kami dorong meski dalam skala terbatas,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal

























