PMI Asal Cianjur Berhasil Dipulangkan dari Libya, Pemkab Perketat Pengawasan Jalur Nonprosedural
- account_circle Ikbal
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian menerima Ai Juariah, PMI asal Ciranjang yang berhasil dipulangkan dari Libya usai diduga menjadi korban pemberangkatan nonprosedural.
Wahyu meminta masyarakat menggunakan perusahaan penempatan resmi atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur sebelum bekerja di luar negeri.
“Kami tidak ingin ada kasus seperti Bu Ai terulang kembali. Masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri harus melalui lembaga yang legal atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan Disnakertrans,” tegasnya.
Ia menjelaskan pekerja migran yang berangkat secara prosedural akan memperoleh perlindungan hukum, kepastian kerja, jaminan kesehatan, dan perlindungan selama bekerja di negara tujuan.
Pemkab Cianjur juga akan memperluas sosialisasi bersama Disnakertrans, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta pemangku kepentingan hingga tingkat desa.
“Kami akan memperkuat sosialisasi dan langkah preventif hingga ke tingkat desa agar masyarakat memahami pentingnya bekerja melalui lembaga yang legal,” ucapnya.
Wahyu mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan bergaji tinggi tanpa memastikan legalitas perusahaan penempatan.
Langkah itu dinilai efektif mencegah munculnya korban baru PMI nonprosedural.
- Penulis: Ikbal

