Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sukabumi Jangan Jadi Penonton Pembangunan
- account_circle Zayu
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Sukabumi di Alun-alun Palabuhanratu.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan komunitas.
Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas dan gagasan generasi muda.
Budi juga mengingatkan bahwa bonus demografi tidak otomatis menjadi keuntungan daerah tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesempatan berkarya.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan energi dan kreativitas pemuda perlu diarahkan menjadi kekuatan produktif untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Pemuda harus terus berjuang menjaga persatuan bangsa dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” kata pria yang akrab disapa Asjap tersebut.
Menurutnya, pemuda dapat berkontribusi melalui berbagai bidang, mulai dari kewirausahaan, pendidikan, teknologi, sosial, dan budaya hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Dia berharap momentum Hari Sumpah Pemuda mampu memperkuat semangat generasi muda untuk berkarya dan terlibat langsung dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi.
Dengan demikian, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga mendorong pemuda mengambil peran nyata dalam menentukan masa depan daerah.(tfk)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar