Perairan Jabar Berbeda dengan Sulawesi, DPR RI Dorong Kebijakan Budidaya Lobster Tak Diseragamkan
- account_circle Ikbal
- calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Redaksi : Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Endang Setyawati Thohari.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karena itu, Endang meminta pemerintah mengkaji metode budidaya lobster di laut sebelum menerapkannya secara luas di Jawa Barat.
Ia juga menekankan perlindungan benih bening lobster agar pengembangan budidaya tidak mengganggu keberlanjutan sumber daya laut.
Endang mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi nelayan dari berbagai daerah terkait kebijakan pengelolaan dan budidaya lobster.
“Kita menerima aspirasi nelayan dari seluruh Indonesia. Kita sampaikan ke KKP dan sekarang sedang dikaji lagi,” ujarnya.
Selain regulasi budidaya, Endang menyoroti kemampuan pengawasan KKP terhadap aktivitas di wilayah laut Indonesia.
Ia meminta pemerintah meningkatkan anggaran pengawasan agar pengawasan terhadap sumber daya kelautan berjalan lebih optimal.
Terkait kuota lobster di Kabupaten Cianjur, Endang mengaku belum mengetahui besaran kuota benih lobster yang akan dialokasikan secara khusus untuk wilayah tersebut.
“Kalau kuota sendiri yang dicanangkan di Kabupaten Cianjur, saya belum tahu,” ujar Endang.
Ia menjelaskan pembahasan anggaran KKP saat ini masih berlangsung secara global dan belum menetapkan kebutuhan khusus untuk Cianjur.
“Belum dibahas. Ini baru global, anggaran global. Berikutnya kebutuhan dari masing-masing direktorat jenderalnya,” kata Endang.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah belum menetapkan secara spesifik kebutuhan anggaran budidaya lobster dan pengawasan untuk Kabupaten Cianjur.
Endang berharap pemerintah memasukkan karakteristik perairan dan kondisi nelayan daerah dalam penyusunan kebijakan budidaya lobster.
Pendekatan tersebut dinilai dapat mencegah penerapan kebijakan yang seragam pada wilayah dengan kondisi laut yang berbeda.
- Penulis: Ikbal





Saat ini belum ada komentar