Pemindahan Pedagang Bomero Buntu, Pemkab Cianjur Dinilai Gagal Kelola Pasar Induk
- account_circle Ikbal
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026

Koalisi mahasiswa usai audiensi terkait Bomero city dengan DPRD Cianjur dan dinas terkait.
RUANGPOJOK.COM – Koalisi mahasiswa dan pedagang Bomero menilai Pemkab Cianjur gagal menuntaskan pemindahan pedagang ke Pasar Induk Cianjur.
Masalah pengelolaan pasar masih menjadi hambatan utama.
Koalisi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan pedagang Bomero menilai kebijakan pemindahan belum berpihak pada pedagang kecil.
Mereka menilai pengelolaan Pasar Induk Cianjur memaksa pedagang kecil bersaing langsung dengan pemodal besar.
Kondisi ini berisiko mematikan usaha pedagang kecil.
Ketua DPC GMNI Cianjur, Agus Rama Tunggaraga, menyebut pembahasan pemindahan pedagang kembali dibahas dalam RDP DPRD, Selasa, 13 Januari 2026.
“RDP membahas evaluasi Perbup dan trayek angkutan umum. Hasilnya pencabutan tarif parkir angkot,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan utama pedagang Bomero belum terselesaikan hingga kini.
Menurutnya, pengelolaan pasar yang lemah menjadi penyebab utama.
“Jika dipaksakan, pedagang kecil bisa gulung tikar. Karena itu belum ada kesepakatan pindah,” katanya.
- Penulis: Ikbal

























