Menu Rendang Sapi Rp10 Ribu Disebut Alot dan Dikemas Kertas Nasi untuk Balita di Maleber, SPPG Maleber Beri Penjelasan
- account_circle Ikbal
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026

Gambar Istimewa : Menu yang diterima salah seorang warga untuk porsi balita di Maleber
RUANGPOJOK.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Maleber, Kabupaten Cianjur, yang disalurkan pada Selasa, 31 Maret 2026, menuai kritik warga, setelah menu rendang daging sapi untuk balita dinilai alot dan distribusi makanan menggunakan kemasan kertas nasi dipersoalkan.
Menu berupa nasi, rendang daging sapi, tahu, acar sayur, serta satu buah jeruk kecil disalurkan dari dapur SPPG Maleber ke posyandu sekitar.

Pihak SPPG Maleber membantah tudingan tersebut dan menegaskan distribusi telah sesuai standar gizi serta prosedur yang berlaku.
Sejumlah warga penerima manfaat mengeluhkan kualitas menu MBG, khususnya tekstur daging sapi yang dianggap sulit dikunyah oleh anak usia dini.
Salah seorang warga mengaku anaknya tidak dapat mengonsumsi menu tersebut.
“Kemarin diberi daging sapi berbumbu, tetapi tidak termakan karena anak saya masih satu tahun dan sulit mengunyahnya,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Selain itu, warga juga menyoroti penggunaan kemasan kertas nasi saat makanan diantarkan ke rumah, yang dinilai berbeda dari biasanya menggunakan wadah ompreng.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Maleber, Qori Sity Syarifah, menegaskan menu yang disajikan telah sesuai rekomendasi ahli gizi dan melalui proses uji coba sebelum didistribusikan.
“Menu yang kami berikan sudah sesuai anjuran ahli gizi. Daging sapi juga telah dimasak dengan proses yang benar dan sudah diuji coba, sehingga tidak mungkin alot,” tegasnya.
Ia menjelaskan, menu balita terdiri atas nasi, rendang daging sapi, tahu, acar sayuran, dan satu buah jeruk kecil.
Terkait anggaran, Qori menyebut pihaknya menetapkan nilai Rp10.345 untuk porsi balita, berbeda dari regulasi yang menetapkan Rp8.000.
- Penulis: Ikbal





















































