Hasil Monev Kecamatan Sindangbarang, Bumdesa Sirnagalih Dinilai Lalai
- account_circle Ikbal
- calendar_month Kam, 4 Des 2025

Gambar Istimewa : Warga Masyarakat Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang melakukan orasi menyoal dugaan kelalaian administrasi bumdesa
RUANGPOJOK.COM – Camat Sindangbarang, Ai Puput, angkat bicara menyoal aksi masyarakat mempertanyakan transparasi anggaran Bumdesa Sirnagalih ke kantor Desa, Rabu, 3 Desember 2025.
Ia membenarkan adanya sejumlah kelalaian administratif yang ditemukan dalam monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan pemerintah kecamatan sindangbarang.
Puput mengatakan ketidakpuasan warga dipicu oleh sistem kerja dan pengelolaan administrasi Bumdesa yang dinilai tidak berjalan semestinya.
“Tadi massa pendemo tidak puas dengan sistem kerja Bumdesa, terutama terkait administrasi,” kata Puput melalui sambungan Whatsapp.
Menurut dia, dari sisi usaha, Bumdesa sebenarnya menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Ia menyebut usaha pertanian ketahanan pangan itu menghasilkan keuntungan sekitar Rp10 juta, serta diproyeksikan memperoleh tambahan Rp33 juta dari tiga tahap panen berikutnya.
“Total sekitar Rp43 juta, jika ditambah usaha obat-obatan,” ujarnya.
Bumdesa Sirnagalih baru berjalan sekitar tujuh bulan, dengan fokus utama pada program ketahanan pangan.
Menurutnya, usaha pertama yang dijalankan ialah pertanian padi berikut kacang dan jagung.
Untuk menutup biaya operasional, pengelola kemudian melakukan inisiatif jual beli kacang dan jagung dimana sebelumnya pada dua kegiatan tersebut tidak direkomendasikan.
Sementara, dimana dua tanaman kacang dan jagung tersebut tidak direkomendasikan.
- Penulis: Ikbal


