Dana Desa Rp260 Juta di BUMDes Cibulakan Berujung Gurame Raib dan Jagung Merugi
- account_circle Dodi M
- calendar_month 2 jam yang lalu

Gambar Ilustrasi : alokasi anggaran dana desa 260 juta untuk Bumdesa cibulakan, Ribuan Gurame mati dan hilang, ladang jagung merugi
RUANGPOJOK.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, disorot setelah alokasi Dana Desa 2025 sebesar Rp260 juta untuk budidaya 10.000 ekor gurame dan penanaman jagung berujung kerugian.
Ribuan ikan mati, sebagian lainnya dilaporkan hilang, sementara proyek jagung disebut tidak optimal.
Dari total anggaran Rp260 juta, sebesar Rp78 juta digunakan untuk membeli 10.000 bibit gurame dengan harga Rp7.800 per ekor.
Sisanya dialokasikan untuk pengadaan lahan dan penanaman jagung.
Masalah muncul tak lama setelah bibit ditebar ke kolam. Ketua BUMDes Cibulakan, Asep Muklis, mengungkapkan sebanyak 1.873 ekor gurame mati hanya dalam hitungan hari.
Beberapa minggu kemudian, sisa ikan yang masih hidup disebut-sebut hilang dari kolam.
“Dengan kejadian ini saya sudah melaporkan ke kepala desa dan pihak kepolisian,” kata Asep, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menyebut program tersebut merupakan rekomendasi pendamping Kementerian Desa tingkat kabupaten berinisial MH.
Bibit gurame dibeli dari wilayah Majalengka. Menurutnya, sedikitnya 10 desa di Cianjur menjalankan program serupa dan mengalami kendala kematian ikan.
- Penulis: Dodi M
- Editor: Ikbal


