Breaking News
Beranda » Kabupaten Cianjur » Cianjur Siapkan 500 Pompa Air Antisipasi Kekeringan, Petani Diminta Atur Pola Tanam

Cianjur Siapkan 500 Pompa Air Antisipasi Kekeringan, Petani Diminta Atur Pola Tanam

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 4 menit yang lalu

Kerja sama itu melibatkan Kodim, Koramil, hingga Babinsa di tingkat desa untuk mempercepat penyaluran bantuan saat kekeringan terjadi.

Dinas TPHP juga mendorong petani menerapkan pola tanam bergilir. Petani dapat menanam jagung, kedelai, kacang-kacangan, atau mentimun saat pasokan air berkurang.

“Komoditas tersebut membutuhkan air lebih sedikit sehingga lahan tetap produktif selama musim kemarau,” ujar Ali.

Ali menyebut wilayah hilir irigasi menjadi daerah paling rawan mengalami kekeringan. Kondisi itu rutin terjadi saat musim kemarau.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Haurwangi, Ciranjang, sebagian Bojongpicung, serta area di ujung jaringan irigasi.

“Paling terdampak biasanya sawah di ujung saluran irigasi karena debit air tidak mencapai lokasi tersebut,” katanya.

Pemerintah sebelumnya menormalisasi dan mengeruk Daerah Irigasi Cihea serta Ciherang-Cibanteng untuk memperlancar distribusi air.

Selain itu, Dinas TPHP mengusulkan perbaikan sembilan daerah irigasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk di Kecamatan Cibeber.

Ali berharap perbaikan irigasi mampu mengurangi dampak kekeringan. Ia juga berharap musim kemarau tidak berlangsung panjang agar target swasembada pangan tetap tercapai.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

error: Content is protected !!
expand_less