BGN Ancam Putus Kontrak Dapur SPPG Tak Standar, Dana Miliaran Wajib Diserap Daerah
- account_circle Ikbal
- calendar_month Ming, 25 Jan 2026

Gambar Istimewa : Wakil Ketua BGN, Sony Sonjaya, menyatakan dalam Instagram resminya tegas akan memutuskan kontrak SPPG yang tidak standar BGN.
RUANGPOJOK.COM – Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar sarana dan prasarana akan diputus kontraknya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penegasan tersebut disampaikan Sony saat melakukan pengarahan dan evaluasi kepada kepala satuan pelayanan, mitra, dan yayasan dalam kunjungan kerja di Provinsi Bengkulu, sebagai bagian dari penguatan dan penataan pelaksanaan program MBG.
Melalui forum tersebut, BGN melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus penyelarasan peran seluruh pihak guna meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga peserta didik.
Sony menyampaikan bahwa pada 2026 BGN akan meningkatkan jumlah dapur SPPG sesuai kebutuhan penerima manfaat.
“Insya Allah tahun 2026 akan ditingkatkan kembali jumlahnya sesuai dengan kebutuhan,” ujar Sony melalui unggahan Instagram pribadinya, Minggu, 25 Januari 2026.
Namun demikian, ia mengingatkan para mitra agar menjalankan program secara optimal.
Sony mengakui pada tahap awal sejumlah dapur dibangun secara terburu-buru demi percepatan pelayanan.
“Tahun 2026 kami akan melakukan grading, artinya penilaian. Mana SPPG yang memenuhi sarana dan prasarana, mana yang tidak,” katanya.
- Penulis: Ikbal





















































