Buntut Kecelakaan Kerja, Komisi III DPRD Jabar Desak PT Lianhua Diinvestigasi
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Redaksi : Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Onnie S Sandi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Onnie S Sandie, mengecam tewasnya pekerja proyek di PT Lianhua Leather Industry beberapa waktu lalu.
Kecelakaan ini membuktikan pelanggaran berat aturan K3. PT Lianhua dituding lalai memilih vendor konstruksi lantaran diduga tak menyediakan APD bagi pekerja.
Komisi III Jabar, yang membidangi keuangan dan penanaman modal asing, menyayangkan insiden tersebut. Pasalnya, penerapan K3 wajib dilaksanakan di semua perusahaan, baik asing maupun lokal, untuk menjamin keselamatan pekerja.
Onnie menegaskan, kejadian ini merupakan pelanggaran serius oleh vendor yang mengabaikan standar K3, hingga mengakibatkan kematian pekerja.
“Saya kira ini bentuk pelanggaran yang sangat serius, apalagi akibat pelanggaran tersebut mengakibatkan hilangnya nyawa pekerja,” kata Kang Onnie sapaan akrabnya melalui pesan singkat, Senin, 16 Juni 2025.
Lebih lanjut, ia menyoroti proses rekrutmen yang asal-asalan oleh vendor, khususnya di sektor konstruksi. Menurutnya, hal ini menunjukkan ketidakprofesionalan manajemen PT Lianhua.
“Manajemen PT Lianhua menunjukkan ketidakprofesionalannya dengan menunjuk vendor pelaksana pekerja secara asal-asalan, sehingga mengakibatkan korban meninggal. Suatu wilayah memang membutuhkan investasi, tetapi tidak boleh mengorbankan nyawa manusia,” tegasnya.
- Penulis: Admin















































Saat ini belum ada komentar