Bayang-Bayang di Balik Singgasana Kerajaan Pancaniti.
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 20 Apr 2025

Gambar Ilustrasi, "Menepis Bayangan sang kekasih"
“Wahai Kakanda Mahendra,” ujar Arya Saloka tegas.
“aku adalah Raja Pancaniti. Jika kau terus bertindak seolah-olah kaulah penguasa, maka aku akan mengambil tindakan.” sambung Arya Saloka dengan nada marah.
Diwaktu bersamaan, Mahendra mencemooh raja Arya Saloka.
“Tanpa aku, kerajaan ini sudah runtuh. Kau tak mampu memimpin.” sembari menunjuk raja Aya Saloka.
Namun, keberanian Arya Saloka menggoyahkan kepercayaan para pejabat pada Mahendra.
Dukungan yang telah dibangun Arya Saloka memaksakan keputusan Mahendra meninggalkan istana dan mengasingkan diri.
Setelah kepergian Mahendra, Arya Saloka memimpin dengan percaya diri. Para pejabat kini memandangnya sebagai pemimpin sejati.
Kerajaan Pancaniti pun memasuki era baru, bebas dari bayang-bayang di balik singgasana.
“Cerita Ini Hanya Fiktif Belaka. Jika Ada Kesamaan Nama Tokoh, Tempat Kejadian Ataupun Cerita, Itu Adalah Kebetulan Semata“
- Penulis: Admin


